1 Desember Distribusi Logistik Dimulai, KPU Jamin tidak Akan Terlambat

Logistik pilkada 2020 akan didistribusikan mulai tanggal 1 Desember 2020. (Foto: Jaka)

LUWUK, Luwuktimes.id – KPU Kabupaten Banggai berencana pekan pertama dan kedua bulan Desember 2020 fokus pada pendistribusian logistik pilkada serentak 2020. Sejumlah wilayah terpencil akan menjadi target awal penyaluran kebutuhan TPS tersebut.

Divisi Teknis KPU Kabupaten Banggai, Makmur Manesa yang ditemui di gudang logistik KPU Banggai, Jumat (27/11) mengatakan, mulai tanggal 1 Desember akan dilaksanakan pendistribusian logistik.

“Pendistribusian logistik dimulai pekan I sampai pekan II Desember, atau mulai tanggal 1-8 Desember,” kata Makmur.

KPU sudah menginventarisir desa apa saja yang masuk kategori wilayah terpencil. Sehingga titik-titik itu yang akan disuplai perdana. “Lebih awal desa-desa terpencil,” kata Makmur.

Baca Juga:  Di Bunta Lebih dari 2 KPPS Reaktif, Alwin: Kami Langsung Ganti

Baca juga: 29 November KPU Gelar Debat Publik Putaran III, Ini Temanya

Bacaan Lainnya

“Desa Baloa Doda Kecamatan Pagimana, Desa Simpang II Dusun Bohi Nunuk Kecamatan Simpang Raya dan Desa Doda Bunta Kecamatan Simpang Raya. Jarak tempuh desa-desa itu cukup jauh,” kata Makmur.

Wilayah yang harus ditempuh dengan menggunakan jalur laut juga menjadi skala prioritas pendistribusian logistik. Diantaranya sebut Makmur Desa Bajo Poat dan Desa Tanjung Jepara Kecamatan Pagimana.

“Hanya butuh waktu setengah hari. Tapi harus lewat jalur laut. Rencana 1 atau 2 Desember logistik sudah bergerak dari kabupaten,” kata Makmur.

Dia optimis, dengan time line yang telah terjadwal itu, maka tidak ada lagi keterlambatan pendistribusian logistik, sebagaimana terjadi pada pemilu 2019.

Baca juga: Tiga Hari Pelipatan Surat Suara Rampung, 152 Lembar Rusak

“Kita optimis bisa. Tidak ada kata tidak bisa. Harus bisa. Apalagi range waktunya ada 8 hari,” jelas Makmur.

Kapan alat pelindung diri (APD) diantaranya masker, hand sanitizer, tisu, sarung tangan sekali pakai dan lainnya disalurkan kepada penyelenggara adhok, juga dijelaskan Makmur. “Rencananya APD lebih dulu kami distribusikan ke KPPS,” kata dia.

“Ada belasan jenis APD yang nantinya kami distribusikan. Masih dalam proses perencanaan, apakah lebih dulu atau seperti apa nantinya keputusan KPU,” kata Makmur. *

(yan)

Pos terkait