9 Desember Hari Perempuan, Tidak Tidur Urus Rakyat, Banggai Mapan 2024

oleh -385 Kali Dibaca
Suasana debat publik putaran I yang dilaksanakan 8 November 2020. (Foto: Sofyan)

LUWUK, Luwuktime.id— Closing statemen menjadi sesi ke 6 atau terakhir pada debat publik pilkada Banggai yang dilaksanakan di Hotel Swiss Bell, Minggu (08/11) tadi malam. Moderator, Dr. Abdullah Iskandar memberikan waktu masing-masing 1 menit kepada para kontestasn.

Diawali dengan paslon nomor urut 1. Calon bupati Banggai, Sulianti Murad menegaskan bahwa di pilkada Banggai tahun ini dirinya satu-satunya wakil perempuan. Dia pun berpesan kepada kalangan perempuan untuk menyatukan sikap politik memilih paslon bertagline HATIMU.

“Kepada kaum perempuan di Kabupaten Banggai saya serukan agar di tanggal 9 Desember kita jadikan hari bersejarah hari perempuan babasal bersatu. Menuju TPS pilih nomor 1,” kata Sulianti.

Apabila Allah berkehendak serta rakyat melegitimasinya sebagai bupati, maka Sulianti menegaskan akan menetapkan tanggal 9 Desember sebagai hari perempuan Kabupaten Banggai sekaligus menetapkan sebagai hari libur fakultatif.

“Jika saya terpilih maka akan saya tetapkan setiap tanggal 9 Desember sebagai hari perempuan Kabupaten Banggai dan saya tetapkan sebagai hari libur fakultatif,” tegas Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Banggai ini.

Calon wakil bupati Banggai, Zainal Abidin Alihamu menambahkan, perempuan adalah tiang agama. Seorang ulama Mesir besar Hafid Ibrahim mengatakan, perempuan adalah sekolahnya para Dai. Jika perempuan dijadikan sebagai sekolah peradaban, niscaya bangsa akan tumbuh dalam suasana keadaban, adil, demokrasi, bersatu dan sejehtera.

Baca juga
Enam Sesi, Selama 2 Jam Lebih Tiga Paslon Saling Serang

Calon bupati Banggai, Amirudin Tamoreka mengatakan, perjalanan panjang telah dilewatinya bersama calon wakil bupati Furqanudin Masulili, yang ditandai dengan mengunjungi 337 desa, mulai dari desa yang berada di pelosok hingga di laut.

Kata Amirudin, paslon AT-FM tidak ingin melihat lagi ada anak-anak yang putus sekolah, karena orang tuanya tidak mampu membayar biaya pendidikan. Paslon nomor urut 2 juga sambung Amirudin tidak ingin melihat ada pasien atau orang sakit yang dipulangkan, karena tidak mampu membayar biaya kesehatan.

Olehnya tekan Amirudin, apabila rakyat memberi amanah, maka AT-FM akan mengemban kepercayaan itu dengan baik.

“Saya tegaskan seandainya tidak ada malam untuk tidur, maki kami tidak akan tidur demi mengurus rakyat dan membangun Kabupaten Banggai yang lebih baik, maju dan lebih mandiri,” kata Amirudin.

Giliran paslon nomor urut 3 menyampaikan closing statemen. Sebelum berpantun, calon wakil bupati Banggai ini membukanya dengan bahasa Saluan, yang intinya mengajak masyarakat memilih paslon petahana.

Kata Mustar, Winstar akan melanjutkan sesuatu yang sudah terbaik, yang sudah selangkah lebih maju. Kami pun berobsesi pada periode kedua ini, menjadikan Kabupaten Banggai mapan di timur Sulawesi 2024.

Calon Bupati Herwin Yatim pun menutup dengan statemen, “mohon doa restu bapak dan ibu sekalian, sehingga Insyaallah apa yang jadi harapan kami bisa terwujud kedepan”. *

(yan)

No More Posts Available.

No more pages to load.