Aleg Golkar tak Dukung AT-FM akan di PAW, Siapa yang Dibidik?

oleh -865 Kali Dibaca

Iwan Kobaa

LUWUK, Luwuktimes.id – Sebagai salah satu partai senior di republik ini, Partai Golkar komitmen dalam memenangkan ‘jagoannya’ di pilkada serentak 2020. Ketika ada oknum pengurus, terlebih lagi anggota DPRD yang mbalelo dari keputusan partai, maka siap-siap angkat kaki dari partai identik dengan warna kuning tersebut.

Di Kabupaten Banggai, partai yang punya koleksi lima kursi di legislatif ini, memberi sokongan terhadap paslon bupati/wakil bupati Banggai, H. Amirudin Tamoreka-Furqanudin Masulili (AT-FM).

Dukungan itu tidak main-main. Pasalnya, ketika ada pengurus, bahkan anggota DPRD Banggai yang tidak patuh pada keputusan garis partai itu, maka berkonsekwensi pemecatan sekaligus pengganti antar waktu atau PAW.

Penegasan itu disampaikan Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Partai Golkar Banggai, Iwan Kobaa, kepada Luwuktimes.id Jumat (16/10/2020).

“Bagi aleg yang tidak mendukung AT-FM di pilkada Banggai akan di PAW. Itu sudah menjadi keputusan Rapimnas dan tidak bisa dibantah,” ucap Iwan.

Disodor pertanyaan, apakah ini jadi sinyal bahwa sudah ada oknum anggota dewan Banggai Golkar yang lebih berafiliasi pada paslon lain?

Iwan yang juga Wakil Sekretaris Bidang Pemenangan Pemilu DPD I Golkar Sulteng ini menjawabnya.

“Kalau pengurus sudah ada yang kita wanti-wanti. Tapi untuk anggota dewan, insyallah tetap komitmen dengan instruksi DPP,” jelas Iwan.

Bagi oknum pengurus yang tidak taat, tentu sambung Iwan akan menjadi catatan partai.

“Kan Musda Golkar Banggai dilaksanakan setelah pilkada. Saya pastikan oknum itu tidak akan masuk lagi dalam struktur kepengurusan baru Golkar Banggai,” kata Iwan, tanpa menyebut siapa saja oknum pengurus beringin yang masuk dalam daftar merah tersebut. *

(yan)