Alumni Angkatan 04 STPDN dan Dosen IPDN Bantu Warga Sulbar-Kalsel

oleh -302 Kali Dibaca
Alumni Angkatan 04 STPDN Dan dosen IPDN menggelar aksi peduli kepada warga terdampak bencana di Sulbar dan Kalsel. (FOTO: istimewa)

LUWUK, Luwuk Times.ID – Para alumni angkatan 04 STPDN bersama dosen IPDN menggelar aksi peduli terhadap warga korban gempa di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dan korban terdampak banjir di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Bentuk kepedulian mereka yakni dengan menggalang bantuan.

Ketua Alumni STPDN Angkatan 04 (PASOPATI) dan Ketua Asosiasi Dosen IPDN, Dr. Muhadam Labolo kepada Luwuk Times, Selasa (19/01) tadi malam mengatakan, tujuan pemberian sembako pada korban gempa semata-mata karena faktor kemanusiaan, menumbuhkan kepedulian pada sesamanya, merekatkan ke-Indonesiaan dari Sabang sampai Merauke, serta tentu saja sebagai bentuk aplikasi spiritual yang nyata dilapangan.

Muhadam menjelaskan, mekanisme pengumpulan sembako dilakukan sejak 15-18 Januari 2021 pada semua anggota group 04 STPDN, dengan membuka rekening sementara atas nama ketua paguyuban.

Bantuan disampaikan lewat koordinator lapangan yakni Irfan Rusli Sadek di Pasangkayu.

“Barang dibelanja disana dan diantar via darat ke Mamuju yang berjarak 285 Km. Barang yang dibelanja antara lain indomie, obat-obatan, makanan kaleng, minuman, vitamin, popok dll,” kata Muhadam.

Total sumbangan dalam tiga tahap di Mamuju sebesar Rp33 juta. Dan Insya allah tahap terakhir akan didistribusikan minggu depan oleh korlap sesuai kesiapan dan kebutuhan disana.

Harapan para alumni angkatan 04 STPDN bersama dosen IPDN sambung putra Kecamatan Pagimana Kabupaten Banggai ini, mudah-mudahan bantuan seadanya tersebut dapat meringankan korban gempa di Sulbar untuk tahap awal.

Dan sisanya dalam masa survival ini, insya allah pemerintah dan filantropi lain akan ikut membantu menyelesaikan masalah disana.

Muhadam juga menginformasikan, pihaknya telah mendistribusikan bantuan yang sama ke korban banjir di Kalsel. Sama halnya di Sulbar, korlap Kalsel yaitu Joko Sumitro dkk alumni disana, telah mendistribusikan bantuan pada lokasi yang paling parah di Kabupaten Banjar. Bantuannya sama, sebesar 33 juta yang dibelanjakan lewat kebutuhan sehari-hari. Adapun total bantuan untuk Sulbar dan Kalsel sebesar Rp66 juta. *

(yan)