Banggai Laut Diusul Jadi Kawasan Industri Halal Berbasis Kemaritiman

Gubernur Sulteng dan Menteri Perdagangan
Gubernur Sulteng Rusdy Mastura bersama Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita, bertempat ruang kerjanya Kamis (03/02/2022). (Foto: Istimewa)

Reporter Sofyan Labolo

PALU—  Banggai Laut (Balut) menjadi salah satu kabupaten di Sulteng yang diusulkan menjadi kawasan industri halal berbasis kemaritiman.

Ide ini mengemuka, setelah Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura menggelar audiens bersama Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita, bertempat ruang kerjanya Kamis (03/02/2022).

Dalam audiens Agus Gumiwang Kartasasmita didampingi beberapa pejabat penting lainnya. Yakni Sekretaris Jenderal Dody Widodo, Direktur Jenderal Industri Agro Putu Juli Ardika dan Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional Eko S.A. Cahyanto.

Sementara Gubernur Sulteng bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulawesi Tengah Richard Arnaldo.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  PBSI Sulteng Datangkan Instruktur Badminton Asia Confederation

Dalam audiens itu, Gubernur Rusdy menindaklanjuti hasil pertemuan sebelumnya dengan Wakil Presiden (Wapres) RI Ma’ruf Amin, yang berharap Sulawesi Tengah dapat menggagas kawasan industri halal, sebagai penyuplai kebutuhan.

Bahkan Sulteng harapan Wapres, menjadi daerah penyangga bagi IKN atau Ibu Kota Negara yang baru.

Sejurus dengan itu, Gubernur Sulteng menyambut baik sekaligus mengusulkan Kabupaten Banggai Laut sebagai kawasan industri halal berbasis kemaritiman kepada Kementerian Perindustrian RI.

Baca Juga:  Tiga Kali Aksi Demo, Tiga Kali ARTI Blokir Jalan Nasional

Agus Gumiwang pun memberi sinyal baik. Ia pun menanyakan potensi kelautan yang Banggai Laut.

Oleh Rusdy Mastura kepada Menteri Perindustrian RI, wilayah Banggai Laut sangat kaya potensi kelautan. Malah saat ini secara rutin menyuplai kebutuhan ikan segar ke wilayah Jakarta dan sekitarnya, setiap bulan dengan nilai hingga ratusan ton.

Pada pertemuan tersebut Gubernur juga menyampaikan akan melakukan komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Banggai Laut, agar dapat menyiapkan lahan yang cukup, sebagai persyaratan dalam membentuk satu kawasan industri. Minimal lahan yang ada seluas 50 hektar. *

(Biro Administrasi Pimpinan)

Pos terkait