Demokrat ke Rusdi-Ma’mun, Kadernya ke Hidayat-Bartho, Syahrin: Itu Penghianatan Partai

Ilustrasi bendera Partai Demokrat

LUWUK, luwuktimes.id – Partai Demokrat terkesan main dua kaki di Pilkada Sulteng. Secara resmi partainya mengusung pasangan calon (paslon) gubernur/wakil gubernur Sulteng, Rusdi Mastura-Ma’mun Amir. Akan tetapi kadernya malah bersimpatik kepada paslon Hidayat Lamakarate-Bartho Tandigala

Fenomena ini terlihat begitu kental di Kabupaten Banggai. Para eksponen pendukung bakal paslon Anwar Hafid-Sigit Purnomo yang notabene pengurus DPC Partai Demokrat Kabupaten Banggai berafiliasi kepada paslon bertagline HEBAT tersebut.

Baca Juga:  71 KPPS Anggota Parpol, 616 Pemilih Terdaftar Lebih dari Sekali

Dan hal itu tidak ditampik Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Banggai, Zunaid. “Kita bersilahturahim dengan tim HATIMU di posko pemenangan HEBAT,” kata Zunaid.

Baca Juga:  Paslon AT-FM Sudah Kunjungi 95 Titik di Dapil IV

Tidak konsistennya terhadap garis partai membuat fungsionaris Partai Demokrat Kabupaten Banggai, Syahrin Taalek angkat suara.

Ditemui luwuktimes.id Minggu (13/09/2020), Syahrin berujar, semua partai memiliki aturan main yang sama. Apabila ada kader, bahkan pengurus partai yang mbalelo, maka konsekwensinya adalah sanksi tegas.

Menurut Syahrin, kader Demokrat yang mendukung paslon HEBAT di Pilkada Sulteng, merupakan penghianat partai. Sehingga sudah sewajarnyalah partai memberikan sanksi.

Baca Juga:  Ditanya Besaran Dana Debat Publik, KPU tak Beri Jawaban, Mengapa?

“Tidak bisa ditolerir. DPP ataupun DPD Demokrat segera keluarkan sikap tegas kepada pengurus yang menabrak aturan,” tegas Syahrin. *

Baca juga: Eksponen Tim Pemenangan Anwar-Sigit Kompak Dukung Paslon HATIMU

(yan)

Pos terkait