Didorong Jadi Ketua PTMSI, Cale: Saya Serahkan kepada Pengurus

oleh -682 Kali Dibaca
Para atlet tenis meja Kabupaten Banggai foto bersama dua atlet nasional Rio dan Gusti Syaiful, yang beberapa waktu lalu bertandang di Kota Luwuk. (Foto: Istimewa)

LUWUK, Luwuktimes.id – Tak hanya pengurus cabang (pengcab) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI), tapi pengurus KONI Kabupaten Banggai juga mendukung Saripuddin Abas menahkodai PTMSI Banggai, yang masa kepengurusannya segera berakhir pertengahan bulan depan.

Dukungan moril buat Cale-sapaan akrab Saripudin Abas itu, tentu punya dasar. Dia dinilai mampu membesarkan cabang olahraga tenis meja di Kabupaten Banggai. Meskipun cukup deras arus dukungan pasca kepemimpinan Rensly Saadjad itu, namun Cale tidak ambisius.

Selain menyerahkan hak ‘eksekutor’ kepada para pengurus PTMSI juga dia menghargai seniornya, Haris Achmad yang juga masuk dalam bursa calon Ketua PTMSI Banggai peridoe 2020-2024.

Dihubungi via ponsel, Selasa (27/10/2020) malam, Cale mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada pengurus PTMSI Banggai, dalam mengakomodir sosok ketua cabang.

Scrool Baca Artikel

“Saya pada prinsipnya tidak berambisi. kalau memang bisa, iya saya terserah saja sama anggota PTMSI. Mereka yang berhak menentukan siapa ketua cabang kedepan,” jawabnya.

Baca Juga:  Kejuaraan Tinju di Luwuk, Pertina Bangkep Rajai 2 Kelas

Baca juga: Calon Ketua PTMSI Mulai Mengerucut Satu Nama

Memang saat ini Cale menjabat sebagai Ketua Pengcab Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Banggai. Akan tetapi dalam aturan KONI tidak ada larangan, satu orang memimpin lebih dari satu Pengcab. Ketentuan itu pernah disampaikan Wakil Sekretaris KONI Banggai, Sugiarto Djanun.

Dia pun mencontohkan pada Pengcab PSSI dan Forki. Dua cabang olahraga ini diketuai Herwin Yatim. Begitu pula dengan Samsulbahri Mang. Selain menjabat Ketua IMI juga menahkodai IPSI Banggai. Itu artinya, Cale selain Ketua Percasi juga tidak dilarang memimpin Pengcab PTMSI Banggai.

Selain catur, Cale juga memiliki kontribusi yang tidak kecil terhadap pengembangan tenis meja di daerah ini.

Beberapa waktu lalu, Cale pernah mengundang dua atlet tenis meja nasional. Mereka adalah Rio dan Gusti Syaiful. Para atlet lokal pun berkesempatan mentrasfer ilmu keduanya.

Baca Juga:  FPTI Banggai Yakin Venue Rampung Sesuai Schedule, Ini Tahapan Pekerjaannya

Tak itu saja sumbangsih Cale terhadap cabang tenis meja. Suksesnya para atlet PTMSI Banggai pada open tournament di Kabupaten Poso, tanggal 25-27 September 2020 lalu, dengan predikat juara umum juga tidak lepas dari andil Cale.

Bahkan para atlet tenis meja kini memiliki tempat latihan yang lebih refresentatif di stadion Sudarto Sport Center (SSC) juga bagian dari kontribusi yang diberikan pengusaha tersebut.

Saat ini di SSC, Cale fokus melakukan pembinaan terhadap para atlet tenis muda. Dia pun berharap, lewat latihan yang rutin itu, Kabupaten Banggai mampu melahirkan sederet atlet hebat.

“Iya, kalau tenis meja harus di bibit. Kalau tidak yah jangan harap ada pemain bagus. Saat ini kami lagi didik anak-anak untuk dipersiapkan pada Porprov kedepan,” kata Cale. *

(yan)