Dikritik KNPI hanya Tabur Bunga, Alfian Djibran Angkat Bicara

oleh -368 Kali Dibaca
Mantan Ketua KNPI Kabupaten Banggai, Alfian Djibran

LUWUK, Luwuktimes.id— Giat KNPI Kabupaten Banggai dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke 92 dengan menggelar aksi tabur bunga di taman makam pahlawan (TMP) Tanjung Tuwis, menuai kritikkan.

Alasan Romy Botutihe yang juga tokoh pemuda Kabupaten Banggai, tidak ada ide yang lebih kreatif serta bermanfaat bagi pemuda. Apalagi prosesi tabur bunga dari tahun ke tahun itu terus dilakukan.

“Kanapa dari tahun ke tahun kalau peringatan pemuda cuma acara tabur-tabur bunga terus. Buatlah sesuatu yang lebih bermanfaat buat pemuda,” kata Romi, di dalam grup WhatsApp Luwuktimes.

Ketua Harian DPD KNPI Kabupaten Banggai, Herman Tope buru-buru mengklarifikasi.

Kata dia, sebenarnya agenda KNPI itu adalah rekor Muri dan apel akbar dengan melibatkan 1.000 pemuda. Agenda itu rencananya akan dihadiri Kemenpora dan dibuka langsung oleh Gubernur Sulteng.

Baca juga: Peringati Hari Sumpah Pemuda, KNPI Banggai Tabur Bunga di TMP

Hanya saja tidak mendapat ijin oleh pihak kepolisian, karena covid 19. “Makanya re-schedule agenda KNPI yaitu tabur bunga di TMP Tanjung Tuwis,” ucap Herman Tope.

Senior di KNPI Kabupaten Banggai, Alfian Djibran mengaku respon terhadap KNPI Kabupaten Banggai meski di era pandemi tetap konsisten dengan agenda tahunan tersebut.

“Justru itu positif dan tak ada yang salah,” kata Alfian sembari menambahkan, tidak ada yang perlu diragukan. Sebab ini mentalitas kebatinan mereka yang pantas dipuji.

Lagi pula sambung mantan Ketua KNPI Banggai 2 periode ini, sasaran mereka jelas, tidak asal cari-cari pencitraan, terlebih terjebak ke dalam politis praktis yang justru memperkeruh suasana.

Karena tidak bisa dipungkiri lanjut Alfian yang juga Ketua PHBI Kabupaten Banggai ini, kondisi kekinian banyak ingin berpikir instant yang cenderung lupa akan idealisme dan patriotism. “Jadi tanpa ragu. Saya salut kepada mereka,” tandas Alfian. *

(yan)