Dituduh Korupsi, Kades Lobu Ancam Membawa ke Ranah Hukum

oleh -1.425 Kali Dibaca
Kepala Desa Lobu Lusiana Udopo. (FOTO: istimewa)

LOBU, Luwuk Times.ID – Kepala Desa (Kades) Lobu Kecamatan Lobu Kabupaten Banggai, Lusiana Udopo membantah melakukan perbuatan asusila serta penyelewengan dana desa (DD) sebagaimana dituding warganya pada aksi demo, Jumat (12/03/2021).

Tidak sekadar menepis tuduhan sebagaimana tertuang dalam pernyataan sikap warga. Kades Lobu juga mengancam untuk membawa persoalan ini ke ranah hukum, dengan tuduhan pencemaran nama baik.

“Apa yang warga tuduhkan kepada saya itu tidak beralasan. Saya keberatan dan akan melakukan upaya hukum kaitan dengan tuduhan tersebut,” kata Lusiana kepada jurnalis Luwuk Times, tadi siang.

Sebagai Kades, Lusiana mengaku paham dengan aturan. Sehingga sebagai aparat negara, dirinya tidak akan melakukan apa yang dilarang regulasi.

“Sebagai Kades saya paham dengan aturan yang ada. Apa yang menjadi larangan bagi seorang pejabat negara tidak mungkin saya lakukan,” tegas dia.

Terkait dengan tuduhan telah melakukan perbuatan asusila serta penyelenggara dana desa Lusiana mengklarifikasi.

“Kalau perbuatan asusila harus ada buktinya. Begitupun dengan dugaan korupsi,” tandasnya.

Baca juga: Diminta Mundur, 50-an Warga Demo Kades Lobu

Lusiana mengaku, aksi demo ini cenderung dilatari faktor ketidaksukaan oknum warga terhadap kepemimpinannya sebagai Kades.

“Ini karena ada kelompok warga yang kontra terhadapnya. Bahkan fenomena itu terjadi pasca saya terpilih sebagai Kades,” ucapnya sembari menambahkan hingga membawa persoalan ini terhadap program kerjanya.

Soal dana desa, Kades mengaku telah sampai di meja Kejaksaan. Bukan berarti warga harus memvonisnya bersalah. Sebab terkait dugaan penyelewengan itu masih dalam proses pemeriksaan Kejaksaan.

“Terkait persoalan dana desa, jauh hari sebelum mereka telah melaporkan ke pihak Kejaksaan dan sekarang masih dalam pemeriksaan. Adapun hasil pemeriksaan sampai saat ini saya belum mengetahuinya,” terangnya.

Menyikapi tuntutan warganya agar segera meletakan jabatan sebagai Kades, Lusiana juga memberi klarifikasi.

“Sejauh belum bisa dibuktikan bersalah, saya tetap menjalankan tugas sebagaimana mestinya. Itu ada mekanismenya. Jangan hanya kepentingan sepihak sehingga saya dizalimi,” tutup Kades Lobu. *

(cj-03)