Dua Hari Kabupaten Banggai tanpa Pasien Terkonfirmasi Covid-19

Ilustrasi

LUWUK, Luwuk Times.ID— Sekalipun berstatus zona merah, namun Kabupaten Banggai mampu menekan angka pasien terkonfirmasi covid-19. Dalam kurun waktu dua hari terakhir (Sabtu-Minggu (02-03/01) kabupaten beribukota Luwuk ini tanpa penambahan jumlah pasien corona.

Berdasarkan data Pusdatina Covid-19 Provinsi Sulteng yang diterima Luwuk Times.ID Minggu (03/01), pasien terkonfirmasi bertambah sebanyak 67 orang. Sehingga kasus komulatip positip covid-19 sebanyak 3.750 orang.

Penambahan itu masing-masing berasal dari Kota Palu 38 orang, Parigi Moutong 11 orang, Morowali Utara 2 orang, Donggala 1 orang, Sigi 1 orang, Poso 9 orang, Tolitoli 4 orang dan Kabupaten Tojo Unauna 1 orang.

Baca Juga:  Mantan Ketua Bawaslu Banggai Gugat Bawaslu RI, Ini Agenda Sidangnya

Di hari yang sama pula, Sulteng ketambahan pasien sembuh sebanyak 31 orang. Sehingga kasus komulatip sembuh dari covid-19 sampai dengan saat ini 2.033.

Dari empat kabupaten/kota se Sulteng yang pasiennya dinyatakan sembuh oleh tim medis, Kabupaten Banggai terbanyak, yakni 15 pasien, disusul Kota Palu 11 pasien, Donggala 4 pasien dan Sigi 1 pasien.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Limbah Nikel Cemari HGU PT Kurnia Luwuk Sejati di Pagimana

Untuk kasus pasien covid meninggal di Sulteng saat ini berjumlah 112 orang, itu setelah ada ketambahan 3 orang, yakni Donggala 1 orang dan Poso 2 orang.

Pada hari sebelumnya, Sabtu (02/01) Pusdatina Covid-19 Provinsi Sulteng juga telah merilis penambahan pasien terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak 66 pasien.

Kabupaten Banggai tercatat tidak ada penambahan pasien dari penyakit yang telah merenggut banyak nyawa tersebut.

Baca Juga:  KASN akan Mencabut Rekomendasinya ke Bupati

Penambahan pasien terkonfirmasi positif itu berasal dari Kota Palu 35 orang, Parigi Moutong 12 orang, Morowali Utara 4 orang, Donggala 7 orang, Sigi 3 orang, Poso 2 orang dan Tolitoli 3 orang.

Di hari yang sama pula Sulteng punya ketambahan pasien sembuh sebanyak 33 orang. Mereka berasal dari Banggai Laut 1 orang, Morowali Utara 16 orang, Donggala 3 orang, Parigi Moutong 1 orang dan Kota Palu 12 orang. *

(yan)

Pos terkait