175 Kali Dibaca

Dua OPD Ini Lalai, Dana BOS SMP 2 Batui Capai Rp. 110 Miliar Lebih

  • Bagikan
Temuan BPK
Kantor BPKAD Kabupaten Banggai - Dinas Pendikan dan Kebudayaan

Reporter Naser Kantu

LUWUK – Dalam resume hasil pemeriksaan atas Sistem Pengendalian Intern dan Kepatuhan Terhadap Peraturan Perundang-undangan, BPK RI Perwakilan Sulawesi Tengah diantaranya menemukan adanya kelemahan proses penyusunan pelaporan keuangan.

Tak tanggung-tanggung, akibat kelalaian dari dua OPD, yakni BPKAD bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan , angka Biaya Operasional Sekolah (BOS) yang cukup fantastis, tercatat dalam penerimaan pendapatan salah satu SMP di Kecamatan Batui.

Nilai ini berdasarkan hasil pemeriksaan BPK atas rekening koran dan rincian pendapatan dana BOS dan belanja barang dana BOS hasil perhitungan Bidang Akuntansi diketahui terdapat perbedaan antara penerimaan dana BOS dalam rekening koran dengan hasil perhitungan Bidang Akuntansi atas pendapatan dana BOS pada SMP Negeri 2 Batui sebesar Rp. 110.109.780.000.

Karena tidak ditemukan perbedaan saldo akhir kas BOS pada SMP Negeri 2 Batui antara perhitungan akuntansi dan berita acara rekonsiliasi dana BOS, maka BPK menyimpulkan Belanja Barang Dana BOS juga terdapat kelebihan penyajian sebesar Rp 110.109.780.000.

Baca Juga:  Aset Pemprov Dihibahkan, Pelra Akan jadi Pelabuhan Moderen

Atas kondisi ini, sampai dengan berakhirnya pemeriksaan, Bidang Akuntansi tidak dapat menjelaskan bagaimana kesalahan penyajian pendapatan dan belanja barang dana BOS dapat terjadi. *

  • Bagikan
error: Content is protected !!