LUWUK TIMES — Dari 35 anggota DPRD Banggai hasil pemilu 2019, tidak semua menjadi kandidat incumbent pada pemilu 2024 di Kabupaten Banggai.
Selain ada yang “gantung sabuk” alias tidak mencalonkan diri juga ada yang berniat “naik kelas” menjadi anggota DPRD Sulteng.
Dua anggota DPRD Banggai yang tidak masuk bursa pencalonan legislatif tahun depan adalah Nasir Himran (PKS) dan Winancy Ndobe (Partai Gerindra).
Kedua politisi lalong beda daerah pemilihan (dapil) ini punya alasan serupa. Yakni karena faktor usia.
Baik PKS maupun Partai Gerindra tentu sudah punya figur yang dipersiapkan untuk menggantikan posisi Nasir dan Winancy di dapil 2 dan dapil 1 Banggai tersebut.
Berbeda dengan Helton Abdul Hamid. Sekalipun secara lisan ia tidak punya keinginan menjadi incumbent pada pemilu 2024, dengan alasan aspirasi dari konstituen, tapi secara tertulis Parta NasDem Banggai masih mengajukan nama nya sebagai bakal calon.
Bahkan Partai NasDem berdasarkan pengajuan bakal calon ke KPU Banggai memposisikan Helton Abdul Hamid berada pada nomor urut 1 dapil 4 Banggai.
Sementara itu, tiga politisi lalong, masing-masing Samsulbahri Mang (Golkar), Ibrahim Darise (PAN) dan Samiun L. Agi (PKS pindah ke Demokrat) berniat naik satu level menjadi anggota DPRD melalui dapil 4 Sulteng.
DPRD Sulteng
Berdasarkan catatan Luwuk Times, sudah ada beberapa anggota DPRD Banggai yang sukses “naik kelas”.
Mereka diantaranya Basri Sono (PAN), Ramli Mbani (PPP), Syafruddin Mahasuni (PPP) dan terakhir Suryanto (PDIP).
Sekalipun mereka hanya bertahan satu periode sebagai anggota DPRD Sulteng asal dapil Banggai, Bangkep dan Balut tersebut.
Akan tetapi ada juga anggota DPRD Banggai yang gagal naik kelas. Diantaranya, Oskar Paudi (PAN) dan I Wayan Supadiyasa (Hanura).
Pada pemilu 2024, baik mereka yang pernah naik kelas dan gagal naik kelas kembali berkompetisi di Kabupaten Banggai. Ramli Mbane lewat Partai Golkar dan Oskar Paudi bersama Partai NasDem.
Sementara Syafruddin Mahasuni menggunakan perahu politik PKB maju sebagai calon DPRD Sulteng dan I Wayan Supadiyasa sebagai calon DPR RI melalui PKN. *