Enam Sesi, Selama 2 Jam Lebih Tiga Paslon Saling Serang

oleh -1.140 Kali Dibaca
Tiga paslon usai debat publik putaran I foto bersama. (Foto: Sofyan)

LUWUK, Luwuktimes.id – Debat publik putaran I dengan melibatkan tiga pasangan calon bupati/wakil bupati Banggai berjalan alot, Minggu (08/11) malam. Dalam debat yang dilaksanakan di Swiss Bell Hotel Luwuk dengan durasi waktu 2 jam lebih itu para paslon saling ‘serang’.

Dr. Abdullah Iskandar sebagai moderator memulainya dengan sesi I, yakni penyampaian visi misi paslon. Berdasarkan nomor urut, dimulai paslon Sulianti Murad-Zainal Abidin Alihamu, Amirudin Tamoreka-Furqanudin Masulili dan ditutup visi misi paslon Herwin Yatim-Mustar Labolo.

Suasana alot mulai terasa di sesi II. Sebab tidak sekadar moderator membacakan pertanyaan yang sebelumnya disusun tim pakar kepada tiga paslon. Akan tetapi, jawaban dari paslon selanjutnya ditanggapi paslon lain.

Pertanyaan pertama buat paslon nomor urut 1, terkait bagaimana mengelola potensi alam yang dimiliki Kabupaten Banggai. Calon bupati Sulianti Murad menjawab, paslon nomor urut 1 hadir dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus melakukan penguatan ekonomi rakyat, sehingga daerah ini semakin maju.

Calon wakil bupati Banggai, Zainal Abidin sedikit menambahkan. Kata dia, pentingnya membangun jalan kantong produksi serta bantuan modal usaha bagi rakyat. Dengan konsep ini, maka tidak hanya daerah maju, tapi rakyat akan lebih sejahtera.

Seyogianya, paslon nomor urut 2 diberi ruang untuk menanggapi jawaban paslon nomor urut 1. Tapi pada sesi itu, calon bupati Amirudin Tamoreka menyampaikan bahwa pihaknya siap memberdayakan petani hingga memproduksi beras dengan jumlah ideal. Termasuk menyiapkan pasar. Begitu pula dengan para nelayan, akan disiapkan fasilitas tangkap yang ideal.

Paslon nomor urut 3, menanggapi jawaban paslon nomor urut 1. Mestinya kata calon bupati Herwin Yatim, paslon nomor urut 1 mempertajam program peningkatan kesejaheteraan petani dan nelayan.

Terhadap tanggapan itu, Sulianti Murad memberi jawaban, “jalan usaha tani dan kantong produksi sangat dibutuhkan. Karena tanpa infrastruktur itu, petani kesulitan akses jalan. Begitu pula nelayan, butuh manufaktur”.

Giliran pertanyaan moderator buat paslon nomor urut 2. Isi pertanyaan Abdullah Iskandar menyangkut program unggulan paslon tersebut. Calon bupati Amirudin Tamoreka mengatakan, jika terpilih sebagai bupati, maka dia akan melatih para wirausaha di desa serta menghidupkan BUMDes.

Program ini harus ada. Sebab ADD dan DD merupakan program nasional. Dengan adanya BUMDes, maka rakyat di desa tidak akan ketergantungan penuh pada ADD dan DD. “BUMDes Rp500 juta sangat membantu masyarakat di desa,” kata Amirudin.

No More Posts Available.

No more pages to load.