Februari, Kepesertaan KIS PBI Aktif, Begini Penjelasan Kadinkes

Kadinkes Kabupaten Banggai, dr. Anang S. Otoluwa saat memberi penjelasan di DPRD Banggai, beberapa waktu lalu. (Foto: Sofyan)

LUWUK, Luwuk Times.ID – Tertundanya status kepesertaan sebanyak 200 ribu lebih masyarakat Kabupaten Banggai yang tercover dalam program Kartu Indonesia Sehat (KIS) Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang bersumber dari APBD, akhirnya mendapat jawaban dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banggai.

Dikonfirmasi Luwuk Times.ID Selasa (05/01), Kepala Dinkes DR. dr. Anang Otoluwa menyebutkan, kepesertaan tersebut mulai diaktifkan bulan Februari. Hal ini kata dia mengacu pada arahan Bupati Banggai Herwin Yatim.

Baca Juga:  Berbagi 1000 Kebaikan, Relawan Baladewa Turun ke Kecamatan

“Pak Bupati minta agar data peserta diverifikasi dan divalidasi oleh Kepala Desa/Lurah. Sehingganya seluruh peserta di nonaktifkan di bulan Januari dan usulan peserta dari Kades/Lurah akan diaktifkan per 1 Februari,” tulisnya dalam pesan WA.

Arahan tersebut kata dia guna menyikapi keluhan dari Kepala Desa/Lurah.

Baca juga: ASN Kerja Shift, Pesan Bupati Banggai Tetap Disiplin

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Siang-Malam Relawan Rumah Zakat Banggai Distribusi Sembako

“Karena banyak keluhan dari kepala desa/lurah soal warganya yang belum memiliki BPJS, padahal menurut BPJS sudah mencakup lebih dari 95 persen warga Banggai yang tercover,” tambahnya.

Baca Juga:  Pekan Ini, Saldo Kas Masjid Agung Luwuk Rp 92,5 Juta

Hal ini pula yang menjadi alasan belum disetujuinya penggunaan database peserta BPJS Kesehatan tahun 2020 untuk tahun 2021.

“Perjanjian kerja sama sudah ditandatangani Bupati. Yang bupati/wabup belum setujui adalah penggunaan data peserta tahun 2020,” katanya.

Dijadwalkan besok kata dr. Anang, rapat dengan seluruh camat dan Kades/Lurah untuk mulai proses verifikasi. *

(cen)

Pos terkait