Firilia Dinisa Sumbang Medali Perak Taekwondo untuk Sulteng

Firilia Dinisa
Pengalungan medali dan foto bersama ketua PB Taekwondo Letjen TNI (Purn) Thamrin Marzuki. Pemenang Nomor Kyorugi U 49 Putri PON XX Papua. (Foto: Setiyo Utomo/Luwuk Times)
scrool untuk membaca artikel

Reporter Setiyo Utomo

JAYAPURA, Luwuktimes.idFirilia Dinisa merupakan satu-satunya atlet Taekwondo yang mampu melangkah hingga ke babak final nomor Kyorugi PON XX Papua tahun 2021.

Bahkan Firilia Dinisa mampu menjadi penyumbang menjadi perak bagi kontingen Sulawesi Tengah (Sulteng).

Sebelum meraih tiket ke babak final, Putri Firilia Dinisa harus berjibaku untuk mengalahkan Yunida Hary Wardany dari Jawa Timur (Jatim).

Sukses melibas taekwondo Jatim, Firilia Dinisa melangkah ke babak semifinal berhadapan dengan Dia Putri Ananda Lubay.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Asosiasi PES Luwuk Terbentuk, Begini Respons Ketua ESI Banggai

Meski harus menghadapi lawan yang punya segudang prestasi dan pengalaman tidak membuat taekwondo Sulteng grogi, apalagi sampai ciut dan kendur.

Bermain dengan kepercayaan diri tinggi, strategi main dengan taktis yang jitu, akhirnya atlet taekwondo putri Sulteng ini dapat menjungkalkan jagoan DKI Jakarta

Baca Juga:  Sepak Takraw Sulteng, Semoga Sejarah Terulang Lagi

Di partai final, Firilia menantang atlet asal Jawa Barat (Jabar), Megawati Tamesti Maheswari.

Keduanya saling jaga jarak dan penuh ke hati-hatian.

Sekalipun Firilia sudah tampil maksimal. Namun Megawati lebih mengendalikan permainan.

Jam Terbang

Penanggung jawab cabang olahraga beladiri kontingen PON Sulteng, Samuel Yansen Pongi kepada Luwuktimes.id menjelaskan, Firilia tadi  mainnya tidak berkembang.

Akhirnya dia tertinggal angka dan jadi tertekan.

Baca Juga:  Sepak Takraw Putri Sulteng Ungguli Jambi dan Babel

Harusnya saat tertinggal angka, pola main Firilia harus menyerang, guna mengejar ketertinggalan.

Sementara itu, Wakil bupati Sigi Biromaru Samuel Pongi mengaku, jam terbang atlet Sulteng masih kurang serta persiapannya belum maksimal sehingga sang atlet cepat kedodoran saat tanding.

“Semua akan kami evaluasi guna perbaikan kedepan,” terang Samuel Pongi mantan peraih medali PON. *

Baca juga: Imelda Liliana Optimis Sulteng Masih Berpeluang Mendulang Medali

Pos terkait