FORKOT Dukung Ide Haji Amir Pengadaan Kendaraan Operasional Helikopter

oleh -347 Kali Dibaca
Hasbi Latuba

LUWUK, Luwuktimes.id – Forum Kota (FORKOT) Kabupaten Banggai mendukung ide calon bupati (cabup) Banggai, Ir. H. Amirudin Tamoreka atau Haji Amir untuk pengadaan kendaraan operasional helikopter, apabila dia bersama Furqanudin Masulili terpilih sebagai kepala dan wakil kepala daerah lewat pilkada 2020.

Apresiasi terhadap program yang pada debat terbuka putaran III ditentang keras pasangan calon (paslon) bupati/wakil bupati H. Herwin Yatim-Mustar Labolo (WINSTAR) itu disampaikan Ketua Umum (Ketum) FORKOT Kabupaten Banggai, Hasbi Latuba, Senin (30/11).

Menurut Hasbi, Helikopter yang siap dihadirkan di atas langit Kabupaten Banggai, bukanlah hal yang tabuh dan tidak masuk akal. Mestinya ini disuport, karena itu menjadi tanda-tanda sebuah daerah akan maju dan berkembang, jika yang tidak pernah ada menjadi ada.

Dengan adanya helikopter, fungsinya pun tidak selamanya untuk operasional angkutan dinas bupati. Bisa digunakan untuk Badan Penanggulan Bencana Daerah seperti jika tidak diminta minta terjadi kebakaran hutan. Helikopter bisa juga digunakan untuk melakukan water bombing untuk wilayah yang sulit dijangkau. Atau ada kejadian di lautan, misalnya pencarian orang hilang terkait transportasi laut, tim SAR juga bisa menggunakannya.

Baca juga: Kendaraan Operasional Helikopter, Herwin-Mustar Serang Paslon Nomor 02

Paling penting kata Hasbi, penguasa itu tidak selamanya datar melihat apakah pembangunan benar-benar dilakukan diseluruh wilayah kabupaten Banggai atau tidak. Tapi bisa juga dilihat dari udara, seperti perkebunan, ada kawasan tertentu yang bisa dikembangkan atau tidak. Itu dapat dilihat dari udara.

Begitu juga jika ada izin-izin pengolahan hasil hutan seperti kayu, juga bisa dimonitor lewat udara. Dan masih banyak lagi manfaat terkait keberadaan transportasi udara itu.

Harusnya diapresiasi kalau memang punya niat membangun negeri ini. Soal mampu atau tidak daerah, yang pasti bumi Babasal ini mengandung sumber daya alam yang melimpah. “Kita punya gas dan minyak. Jika ini dikelola dengan baik, maka sumber PAD kita melimpah,” kata Hasbi.

Hal terburuk, apa salahnya jika helikopter itu diadakan dengan kekuatan dana swasta atau pribadi. Apa yang salah dengan soal ini. “Saya secara pribadi sangat salut dengan konsep besar ini. Semoga hal ini bisa membuka pikiran kita semua,” tandas Hasbi. *

(yan)