Fraksi Gerindra Banggai Kecewa, Jalan Kepala Burung tak Terakomodir

oleh -162 Kali Dibaca
Masnawati Muhammad. (Foto: Istimewa)

Reporter Sofyan Labolo

Luwuk Times — Gerindra menjadi fraksi pertama yang menyampaikan pandangan umum pada rapat paripurna penyampaian pengantar nota keuangan Raperda APBD 2023, bertempat ruang rapat DPRD Banggai, Selasa (22/11/2022).

Fraksi ini kecewa. Itu karena usulan prioritas pembangunan infrastruktur jalan wilayah kepala burung tidak terakomodir dalam rancangan APBD tahun anggaran 2023.

Melalui juru bicara Fraksi Gerindra DPRD Banggai, Masnawati Muhammad, rasa kecewa itu ia sampaikan pada rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Banggai Suprapto tersebut.

Scrool Baca Artikel

Masnawati Muhammad mengaku masih kental dalam benaknya saat rapat pembahasan KUA PPAS tentang RAPBD 2023, salah satu skala prioritas adalah pembangunan jalan pada wilayah kepala burung.

Baca Juga:  Apresiasi Penegasan Haji Amir, Batia: Kader NasDem Harus Jadi Teladan

“Saat itu ada secercah harapan yang kami dapat,” ujarnya.

Akan tetapi ketika fraksinya menerima dokumen RAPBD, tidak terimplementasikan.

“Tapi dokumen RAPBD yang kami terima, tidak terimplementasi. Tidak mencerminkan apa yang tersampaikan Pemda saat KUA PPAS lalu,” ucap Masnawati.

Karena tidak seirama dengan apa yang menjadi usulan Fraksi Gerindra, sehingga Masnawati menegaskan atas nama fraksinya bahwa RAPBD 2023 ini harus dibahas pada tingkatan komisi.

Karena itu sesuai dengan tata tertib (tatib) DPRD Banggai.

Pada rapat paripurna yang turut hadir Wakil Bupati Banggai Furqanudin Masulili serta Sekkab Abdullah Ali, Masnawati sedikit memaparkan tentang kondisi sejumlah ruas jalan yang rusak parah tersebut.

Baca Juga:  Bahas Penolakan Tambang Nikel, Komisi 2 Undang Tiga Camat

“Kecamatan Bualemo banyak jalan yang rusak. Baik dalam maupun luar desa. Bahkan dusun merah sudah 27 tahun tidak tersentuh anggaran. Begitu pula Bualemo A Sampaka. Dalam desa Lembah Tompotika dan Trans Mayayap. Belum lagi kecamatan lain yang ada pada wilayah kepala burung,” kata Masnawati Muhammad.

Meskipun begitu, ia masih menaruh harapan besar. Pemda Banggai bisa memasukkan apa yang menjadi prioritas kebutuhan infrastruktur jalan pada dapil III tersebut.

“Saya mohon apa yang kami sampaikan dalam pandangan umum ini dapat masuk dalam dokumen RAPBD 2023,” harapnya. *