Ini Closing Statemen Paslon HATIMU, AT-FM dan WINSTAR

oleh -366 Kali Dibaca
Tiga paslon menyampaikan closing statemen pada debat publik putaran II, Minggu (22/11). (Foto: Sofyan)

LUWUK, Luwuktimes.id – Tidak berbeda dengan debat terbuka putaran I. Debat publik putaran II yang dilaksanakan Minggu (22/11) di hotel Swiss Bell Luwuk, juga para paslon bupati/wakil bupati Banggai beradu konsep lewat enam segmen. Pada segmen terakhir, tiga paslon menyampaikan closing statemen, yakni mengajak para calon konstituen untuk memilih mereka pada voting day 9 Desember 2020.

Paslon Hj. Sulianti Murad-H. Zainal Abidin Alihamu (HATIMU) bernomor urut 01 diberi kesempatan lebih dulu oleh moderator Dr. Abdullah Iskandar.

Sulianti Murad berujar, membangun dengan hati tidak sekadar tagline. Jika rakyat memberikan kepercayaan, maka kami akan membangun daerah ini dengan hati, yakni membangun dengan integritas kuat, membangun dengan hati jauh dari pujian, jauh dari popularitas tak peduli penghargaan tak ada pesta pora.

Sambung Sulianti, membangun dengan hati tidak ada tebar pesona, apalagi pencitraan. Karena derita masyarakat harus segera dituntaskan tanpa banyak kata.

Kami menyadari kata calon bupati yang diusung Gerindra-PAN tersebut, semua ini butuh keseriusan dan keberanian.

“Abraham Lincoln berkata, berdirilah dengan siapapun yang berdiri benar, berdirilah dengannya saat dia masih benar. Dan tinggalkan dia jika dia telah berdiri pada kesalahan. Inilah pilihan kita,” kata Sulianti.

Baca juga: Segmen IV Ustad Zainal jadi Bintang, Dua Kali Minta Maaf pada Rival

Jika kita sepakat menghadirkan kepemimpinan yang fokus pada rakyat dan meninggalkan kepemimpinan yang mengejar penghargaan, namun buta pada realitas, kepemimpinan bukan sekedar mengejar pencitraan, tapi solusi untuk membuktikkan.

Paslon nomor urut 02, H. Amirudin Tamoreka-Furqanudin Masulili (AT-FM) menjadi kontestan selanjutnya dalam menyampaikan closing statemen. Menurut calon bupati nomor urut 02 Amirudin Tamoreka, pepatah usang mengatakan, hujan emas di kampung orang hujan batu di kampung sendiri. Sudah dapat emas di kampung orang pulang bangun kampung sendiri.

Kalau ingin anda melihat bagaimana Kabupaten Banggai menuju suatu perubahan, tidak ada alasan untuk tidak memilih 02. Kalau anda ingin bagaimana Kabupaten Banggai lebih maju maka pilih 02 dan kalau ingin lebih mandiri maka pilih juga 02 serta ingin Kabupaten Banggai menuju kesejahetraan, tidak ada alasan tidak memilih 02. Oleh sebab itu ajak paslon yang diusung NasDem, PKB, Golkar dan Partai Hanura ini, Haji Amir-sapaannya mengajak kepada masyarakat Kabupaten Banggai untuk memilihnya di tanggal 9 Desember 2020.

Paslon petahana, Herwin Yatim-Mustar Labolo (WINSTAR) menjadi penutup dalam penyampaian di segmen yang hanya berdurasi 1 menit tersebut.

Kata Herwin Yatim, kami datang tentu saja bagian dari komitmen kami untuk melanjutkan perjuangan yang telah bapak dan ibu rasakan. Olehnya kami dengan rendah diri, rendah hati ingin kembali merajut, tentu saja bagaimana perasaan bapak dan ibu sekalian kiranya untuk melanjutkan apa yang telah dirasakan dalam proses pembangunan yang lebih berkualitas kedepan.

“WINSTAR nomor urut 03 tentu akan meningkatkan pelayanan dan tentu saja dalam rangka peningkatan kualitas kehidupan masyarakat Banggai,” kata Herwin yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Banggai ini.

Calon wakil bupati 03, Mustar Labolo menutup dengan sebuah pantun, “Batik tenun kain nambo, tenun dipakai pramugari batik. Warga Banggai memang baik hati, tapi lebih baik lagi jika mencoblos nomor 03”. *

(yan)