Kasus Pemukulan Dua Oknum Polisi Terhadap Warga Balut Berakhir Damai

Kasus pemukulan dua oknum anggota Polsek Banggai Laut (Balut) Polres Banggai Kepulauan (Bangkep) terhadap warga Balut berakhir damai, Kamis (01/9/2022). (Foto: Moh Dahlan)

SALAKAN – Kasus pemukulan dua oknum anggota Polsek Banggai Laut (Balut) Polres Banggai Kepulauan (Bangkep) terhadap warga Balut berakhir damai.

Kapolres Bangkep, AKBP Bambang Herkamto meminta agar kasus serupa tidak terulang kembali.

“Saya minta kasus ini tidak terulang kembali,” kata AKBP Bambang Herkamto pada konferensi pers bertempat aula Polres Bangkep, Kamis (01/09/2022).

Baca Juga:  Rusdy Mastura Tunjuk Rusli Moidady Plh Bupati Banggai Kepulauan

Pada kesempatan itu, Kapolres Bangkep menjelaskan kronologi kejadian yang terjadi pada Sabtu 27 Agustus 2022 tersebut.

Sekitar pukul 21.00 Wita, anggota Polsek Balut sedang menjalani piket. Sontak mereka pun mendapat informasi bahwa telah terjadi keributan di Taman Kota Balut. Peristiwa itu melibatkan dua orang warga.

Anggota Polsek Balut langsung turun. Dan mengamankan kedua warga yang dalam kondisi mabuk, setelah mengkonsumsi minuman keras (miras).

Baca Juga:  Pemdes Kindandal Berdayakan Ekonomi Perempuan

“Kemudian kedua warga yang terlibat perkelahian langsung kami amankan dalam sel tahanan Polsek Banggai Laut,” kata AKBP Bambang Herkamto.

Pada pukul 23.00 wita, kedua warga itu kembali melakukan keributan dalam sel.

Kata Kapolres Bangkep, sempat ada peringatan berkali-kali. Tetapi keributan masih saja terjadi.

Baca Juga:  Enam Fraksi di DPRD Bangkep Sepakat Bentuk Pansus

Kedua personil Polsek Banggai Laut itu pun jengkel. Keduanya lalu menampar keduanya sebanyak tiga kali.

Dan keesokan harinya, lanjut Kapolres, kedua warga itu kembali ke kediaman masing-masing.

Viral Media Sosial

Kejadian itu menjadi viral di media sosial (Medsos). Anggota Polsek Balut melakukan pemukulan kepada warga.

Pos terkait