LLH Banggai belum Terakreditasi, Pengujian Sampel di Touna

oleh -296 Kali Dibaca
Safari Yunus

LUWUK, Luwuk Times.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banggai sebagai instansi yang bertugas dan bertanggungjawab terhadap lingkungan hidup perlu dukungan fasilitas yang memenuhi standar, apalagi kerja-kerja teknisnya seperti pengujian sampel.

Dalam rapat sidang Komisi Penilai AMDAL, Sekretaris DLH mengungkapkan untuk pengujian sampel dalam memantau dampak lingkungan akibat adanya aktivitas pertambangan, pihaknya menyarankan pemeriksaan dilakukan di laboratorium provinsi.

Ini disebabkan belum terakreditasinya Laboratorium Lingkungan Hidup (LLH) yang dimiliki DLH.

Kepala DLH Kabupaten Banggai Safari Yunus saat dikonformasi Luwuk Times menjelaskan, pihaknya tekendala anggaran untuk proses akreditasi.

Baca juga

Perubahan Dokumen, Konsultan dan Perusahaan Diberi Waktu 30 Hari

“Belum ada alokasi anggaran yang dibutuhkan untuk mengurus akreditasi, karena perlu pendampingan dari kementrian terkait dengan akreditasi yang akan disahkan oleh badan akreditasi laboratorium,” tulisnya via pesan WhatsApp.

Putera mantan Bupati Banggai M. Yunus ini juga menyebutkan kegunaan dari Laboratorium tersebut.

“Nantinya (Laboratoroum, red) sudah dapat melakukan penelitian kualitas air, udara dan beberapa parameter yang dibutuhkan oleh daerah dalam menguji kualitas yang di telitikan,” sambungnya.

Sehingga, kata birokrat yang pernah mengepalai Dinas ESDM ini untuk perusahaan yang menguji sampel dapat dilakukan dilaboratorium terkakreditasi terdekat. “Ada di Tojo Unauna,” pungkasnya. *

(cen)