Scroll Untuk Baca Artikel
Parpol

Partai Gerindra Banggai belum Beberkan Daftar Nama 35 Calegnya

411
×

Partai Gerindra Banggai belum Beberkan Daftar Nama 35 Calegnya

Sebarkan artikel ini
Gerindra Banggai
Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Banggai, Julius Tipa. (Foto: Sofyan Labolo)

LUWUK TIMES — DPC Partai Gerindra Kabupaten Banggai sudah mem finalkan daftar nama bakal calon legislatif (bacaleg) pada pemilu 2024.

Hanya saja, partai peraih 4 kursi di DPRD Banggai hasil pemilu 2019 ini belum membeberkan siapa saja bacalegnya yang akan masuk dalam kontestasi politik tahun depan itu.

Iklan
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Kami sudah siapkan 35 caleg dari 4 daerah pemilihan. Tapi nama-namanya kami belum bisa sampaikan,” kata Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Banggai, Julius Tipa, Kamis (27/04/2023).

Siang itu, bertempat di sekretariat DPC Partai Gerindra, partai berlambang kepala burung garuda ini sedang punya agenda.

Baca Juga:  Siapa Ideal Pimpin Golkar, Om Arif atau Haji Beni? Ini Jawaban Bali Mang

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Banggai, Hj. Sulianti Murad hadir pada pertemuan tersebut.

“Tadi acaranya penyampaian kelengkapan administrasi untuk pencalonan. Ada 4 caleg yang tidak hadir. Itu karena ada agenda lain. Tapi mereka siap. Dan partai tetap mengakomodir mereka,” kata Julius.

Mulai besok, semua caleg Partai Gerindra akan mengurus semua persyaratan yang telah ditentukan KPU.

“Besok kami urus SKCK, rumah sakit dan pengadilan,” kata Tenaga Ahli Fraksi Partai Gerindra DPRD Banggai ini.

Baca Juga:  Tingkatkan Jaringan Pipa Transmisi dari Bulakan, Dinas PUPR Banggai Alokasikan Rp5,4 Miliar

Kapan memasukkan daftar bakal caleg ke KPU? Julius kembali berujar, pihaknya masih menunggu instruksi DPP.

“Karena ada petunjuk dalam memasukan daftar bakal caleg dilakukan secara serentak. Dan itu berdasarkan hasil Rakorda di Palu,” ucapnya.

Meski belum menyebut nama-nama caleg Partai Gerindra, namun Julius memberi gambaran tentang latar belakang mereka.

“Yang pasti komposisi caleg kami patut diperhitungkan. Selain ada yang mantan kepala dinas (Kadis), mantan kepala desa (kades), pengusaha juga berasal dari mantan caleg partai lainnya,” ucapnya. * yan