Penguatan Rusdi-Ma’mun di Kabupaten Banggai, ALARM Resmi Dibentuk

oleh -568 Kali Dibaca
ALARM Kabupaten Banggai resmi terbentuk di Kota Luwuk, Jumat (18/09/2020) tadi malam. (Foto: Sofyan Labolo)

LUWUK, Luwuktimes.id – Konsolidasi pemenangan bakal pasangan calon (paslon) gubernur/wakil gubernur Sulteng, Rusdi Mastura-Ma’mun Amir massif dilakukan.

Pergerakkan mencari simpatik calon konstituen di pilkada Sulteng 2020, tak hanya lewat partai politik (parpol). Tapi jaringan relawan menjadi kekuatan tersendiri bagi paslon yang diusung koalisi gemuk tersebut.

Jumat (18/09/2020) di salah satu warung kopi (warkop) di Kota Luwuk, Aliansi Relawan dan Simpatisan Cudi-Ma’mun (ALARM) resmi terbentuk. Wadah ini diketuai Taufik Bidullah.

Pembentukan ALARM Kabupaten Banggai selain dihadiri pengurus ALARM Provinsi Sulteng juga tampak personil relawan lokal. Diantaranya, Poros Langit yang diketuai Ari Nasar, Manguni oleh Jefri Tuela serta Forum Kota (FORKOT) yang digawangi Hasbi Latuba.

“Dalam struktur ALARM Kabupaten Banggai, ada empat unsur wakil ketua. Itu kami sesuaikan dengan jumlah daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Banggai. Masing-masing wakil ketua mengkoordinir setiap dapil,” kata Ketua ALARM Sulteng, Andi Aril Patallau.

Dia berujar, ALARM Sulteng terbentuk sejak bulan Agustus 2019. Itu artinya kata Aril, ALARM lebih dulu ada dibanding partai pengusung Cudi-Ma’mun.

“Baliho bertuliskan ‘Bung Cudi Kembali Untuk Sulteng’, menjadi baliho pertama yang di dalamnya bertuliskan ALARM,” kata Aril.

Keberadaan relawan menjadi perhatian serius Cudi. Karena kandidat Gubernur Sulteng itu optimis, para relawan mampu kerja efektif dalam melakukan pemenangan di pilkada.

“Relawan bergerak Cudi-Ma’mun menang. Seperti itu prinsip yang tertanam kepada bung Cudi terhadap keberadaan relawan,” kata Aril.

Di Sulteng lanjut dia, sebanyak 153 relawan Cudi-Ma’mun. Dan ini membuktikkan bahwa cukup signifikan kekuatan Cudi-Ma’mun diluar dari parpol pengusung dan pendukung.

“Saat deklarasi tanggal 3 September di Palu, salah satu agenda acara yang cukup menyita waktu disaat pembacaan nama-nama relawan. Bisa dibayangkan butuh durasi beberapa menit hanya untuk membacakan ratusan nama relawan,” jelas Aril.

Ada beberapa tupoksi yang diemban para relawan, termasuk ALARM. Selain saling mengisi peran dengan parpol koalisi, relawan juga nantinya bertugas mengawal perolehan suara di tingkat TPS.

“Saya yakin, relawan paling semangat mengawal suara kandidat Cudi-Ma’mun,” kata Aril.

Dalam rangka mengkonsolidasi pemenangan, relawan juga berperan door to door. Tak hanya di wilayah kota, tapi hingga di seluruh kecamatan dan pelosok desa.

“Person to person campign,” jelas Aril.

Dia juga mengabarkan, tanggal 23 September 2020 atau tepatnya pada tahapan penepatan pasangan calon yang dilaksanakan KPU, akan ada gelaran jumpa pers yang dilakukan Anwar Hafid bersama Rusdi Mastura.

“Itu juga momentum yang akan menjadi perhatian publik,” tutup Aril. *

(yan)