Penjelasan Siti Aria Tentang Riwayat Perjalanannya sebelum Reaktif

oleh -768 Kali Dibaca
Ilustrasi

LUWUK, Luwuktimes.id – Secara gentle anggota DPRD Banggai, Siti Aria Nurhaeningsih mengaku reaktif covid-19. Itu disampaikannya lewat whatsapp grup (WAG) Luwuktimes.

“Saya itu yang reaktif,” tulis politisi PDI Perjuangan Kabupaten Banggai itu setelah berita dengan judul “Satu Anggota DPRD Banggai Reaktif, Empat Staf Isolasi Mandiri” diposting di WAG yang dihuni para politisi, akademisi dan para penyelenggara pemilu tersebut.

Kepada Luwuktimes.id Jumat (16/10/2020), anggota Komisi 1 DPRD Banggai ini memberi penjelasan, termasuk riwayat perjalanan sebelum dinyatakan reaktif hasil rapid test.

“Minggu lalu saya berniat ke Gorontalo. Ada keponakan nikah disana. Hasil rapid test, saya dinyatakan reaktif. Saya pun batal ke Gorontalo,” kata Siti Aria.

Karena reaktif, dirinya kemudian melakukan isolasi mandiri di rumah. “Karena sudah satu minggu lebih saya isolasi mandiri dan kondisi saya normal, sehingga saya kembali beraktivitas di luar rumah,” kata Siti Aria.

Kemarin (Kamis, 15 Oktober, red) Siti Aria mengaku sempat menemui bupati. “Ada aspirasi masyarakat yang ingin saya sampaikan kepada pak bupati. Dan alhamdulillah sudah di acc pak bupati,” kata dia.

Baca juga: Satu Anggota DPRD Banggai Reaktif, Empat Staf Isolasi Mandiri

Begitu pula tadi pagi, Siti Aria menghadiri rapat internal partai di sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Banggai. “Saya ikut rapat partai karena bentuk tanggung jawab saya kepada partai. Lagi pula kondisi saya tidak sakit dan tidak ada tanda-tanda covid,” ucapnya.

Terkait dengan pemberitaan bahwa dirinya menghadiri rapat di kantor Bupati, diluruskannya. “Bukan rapat di kantor bupati. Tapi saya mengikuti rapat internal di kantor partai,” kata dia.

Siti Aria mengaku, Ketua DPRD Banggai menyarankannya untuk melakukan swab. Saran itu diamininya. “Iya, saya disarankan pak Ketua DPRD untuk swab. Insyallah besok saya swab. Dan malam ini saya ke rujab untuk rapid test,” ujar Siti Aria.

Soal riwayat perjalanan sebelum dinyatakan reaktif juga disampaikannya.

“Seingat saya ada dua kali saya ke RSUD Luwuk. Ada warga miskin di dapil saya yang meminta difasilitasi,” katanya.

“Saya tetap patuhi protokol kesehatan, dengan menggunakan masker. Tapi mungkin masuk virus disitu. Apalagi saya masuk dan keluar ruangan. Sebagai wakil rakyat, terkadang kita tidak lagi memikirkan keselamatan, demi rakyat yang kita bantu,” kata Siti Aria. *

(yan)