Raker Inflasi di DPRD Banggai tanpa Bupati dan Wabup

Raker terkait inflasi yang berlangsung di kantor DPRD Banggai, Selasa (20/09/2022). (Foto: Sofyan Labolo)

Reporter Sofyan Labolo

LUWUK— Rapat kerja (raker) pembahasan inflasi Kabupaten Banggai yang mencapai 7,8 persen tanpa dihadiri Bupati Amirudin dan Wakil Bupati (Wabup) Banggai Furqanudin Masulili, Selasa (20/09/2022).

Selain kedua pimpinan daerah tadi, perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banggai juga absen dalam pembahasan angka inflasi yang menempatkan Kabupaten Banggai pada posisi teratas se Indonesia tersebut.

Ketidak hadiran Bupati dan Wabup Banggai itu menjadi pembahasan awal pada rapat yang berlangsung kantor DPRD Banggai itu.

“Berdasarkan undangan dalam raker pimpinan DPRD Banggai ini, mestinya Bupati dan Wabup hadir,” kata Suprapto.

Bacaan Lainnya
Baca Juga:  Polemik Warga Tuntung dan PT KFM, Ini Rekomendasi Komisi 2

“Raker hari ini hanya terwakili Sekda Banggai. Saya minta dulu pendapat teman-teman anggota dewan,” sambung Suprapto.

BPS Absen

Anggota DPRD Banggai Sukri Djalumang berpendapat, raker ini bertujuan untuk mencarikan solusi terhadap inflasi Kabupaten Banggai.

Seyogianya sambung politisi Partai NasDem Banggai ini ada perwakilan BPS.

“Raker ini bertujuan mencari solusi. Harusnya hadirkan BPS,” ucap Sukri.

“Kami perlu tahu apa saja indikator sehingga inflasi Banggai mencapai 7,8 persen. Karena fakta lapangan, tidak semua harga naik,” sambung Sukri.

Bahkan pada kesempatan itu, wakil rakyat asal dapil III ini meminta raker diskorsing sambil menunggu perwakilan BPS Banggai.

Baca Juga:  Muntasar Sebut Batia Sisilia Pemimpin Banggai Masa Depan

“Saran saya skorsing dulu. Karena tidak akan dapat solusi jika tanpa BPS,” ucapnya.

Wakil Ketua II DPRD Banggai, Samsul Bahri Mang menyarankan agar raker tetap berlanjut, sembari menunggu kehadiran BPS.

“Kita lanjutkan saja (raker) sambil menunggu BPS. Mungkin ada solusi. Bappeda juga bisa paparkan. Lagi pula kita sudah lambat 2 jam rapat,” kata politisi Partai Golkar Banggai ini.

Sementara itu, Ibrahim Darise mempertegas saran Sukri bahwa perlu menghadirkan BPS. Sehingga bisa jelas apa saja yang menjadi indikator tingginya inflasi Banggai.

Klarifikasi Sekda Banggai

Tentang tak hadirnya Bupati dan Wabup Banggai, mendapat jawaban dari Sekda Banggai Abdullah Ali.

Baca Juga:  Pemda Banggai Sumbang Masjid Jayabakti Pagimana 200 Juta

“Permohonan maaf dari Bupati dan Wabup yang tidak hadir pada raker ini. Keduanya sedang melaksanakan tugas pemerintahan. Pak Bupati ke Jakarta. Sedang pak Wabup hadir pada kegiatan di hotel Estrella,” kata Abdullah Ali.

Sementara absennya BPS juga mendapatkan penjelasan Sekda Banggai.

“Pihak BPS juga sedang mengikuti kegiatan bersama pak Wabup terkait Banggai satu data. Agenda nya berlangsung pada hotel Estrella Luwuk,” kata Abdullah Ali.

Sebelum memberi penjelasan tentang langkah Pemda Banggai dalam menyikapi inflasi, Sekda Banggai pada siang itu membacakan sambutan tertulis Bupati Banggai. *

Pos terkait