Rumah Zakat Banggai Kirim Tenaga Medis ke Mamuju

oleh -249 Kali Dibaca
Para tenaga medis Kabupaten Banggai akan diperbantukan untuk klinik darurat rumah zakat di Posko Induk Mamuju Provinsi Sulawesi Barat. (FOTO: istimewa)

LUWUK, Luwuk Times.ID— Rumah Zakat Banggai bersama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Banggai dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia Banggai, Senin (25/01) mengirim tenaga medis yang akan diperbantukan untuk klinik darurat rumah zakat yang terletak di Posko Induk Mamuju Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Klinik darurat ini akan memberikan pelayanan kesehatan secara gratis kepada masyarakat di lokasi bencana. Disamping itu tenaga kesehatan yang dikirim akan melakukan pelayanan kesehatan keliling di lokasi-lokasi pengungsian untuk memberikan perawatan dan pengobatan langsung secara gratis kepada para pengungsi.

Relawan Inspirasi Rumah Zakat Banggai, Rella Nurbaeti kepada Luwuk Times mengabarkan, rombongan tenaga medis yang terdiri dari dua dokter dan dua perawat dilepas langsung oleh Sekretaris IDI Banggai di Kantor Dinas Kesehatan.

Sesuai dengan situation report berkala yang dikeluarkan oleh Rumah Zakat, dan informasi dari relawan gelombang pertama bahwa kebutuhan perawatan medis di tempat-tempat pengungsian sangat dibutuhkan.

Sementara ketersediaan tenaga medis di lapangan masih kurang. Apalagi tambah Rella, kondisi rumah sakit Mamuju yang rusak akibat gempa juga belum bisa memberikan pelayanan kesehatan. Maka keterlibatan NGO seperti Rumah Zakat untuk membantu ketersediaan pelayanan kesehatan di lapangan sangat dibutuhkan.

Dalam sambutannya, Sekretaris IDI Banggai mempertegas pentingnya pelayanan kesehatan bagi para pengungsi. Terutama di daerah-daerah yang terisolir dan belum terjamah bantuan karena kondisi jalan yang tidak memungkin.

Tidak lupa Sekretaris IDI juga mengingatkan tentang protokoler kesehatan di masa pandemi yang harus tetap dijaga dengan disiplin.

Rella menambahkan, pukul 14.00 Wita, rombongan tenaga medis berangkat dan diperkirakan sampai besok hari Selasa, 26 Januari 2021, dan insya Allah sudah turun di lapangan merawat dan mengobati para pengungsi hari Rabu 27 Januari 2021. *

(yan)