Satu Anggota DPRD Banggai Reaktif, Empat Staf Isolasi Mandiri

oleh -1.196 Kali Dibaca
Ilustrasi

LUWUK, Luwuktimes.id – Satu anggota DPRD Banggai dinyatakan reaktif Covid-19. Sementara empat staf dewan lainnya juga dikabarkan reaktif. Keempatnya saat ini melakukan isolasi mandiri.

Kabar mengejutkan ini tidak ditampik Ketua DPRD Banggai, Suprapto saat dikonfirmasi Luwuktimes.id Jumat (16/10/2020) sore tadi.

Suprapto berujar, sebagai pimpinan DPRD, dirinya kerap menganjurkan agar menjadikan lembaga legislatif sebagai pelopor dalam melawan virus corona. Begitu pula dengan prilaku anggota dewan, harus menjadi percontohan.

“Hal itu yang sering saya sampaikan, baik kepada teman-teman di DPRD maupun para staf,” kata Suprapto.

Terkait dengan informasi bahwa hasil rapid test ada satu anggota DPRD Banggai yang reaktif serta empat staf berstatus yang sama, tidak dibantah Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Banggai ini.

“Itu benar. Saya sudah tegaskan segera melakukan swab dan isolasi mandiri serta taat pada protokol kesehatan,” kata Suprapto.

Sementara untuk empat staf dewan yang hasil rapid test reaktif juga disampaikan Suprapto.

“Empat staf itu sudah sekitar lima hari isolasi mandiri. Saat ini tinggal menunggu hasil swab,” terang Suprapto.

Lima orang reaktif di lingkup DPRD Banggai, membuat Suprapto semakin memaksimalkan pencegahan Covid-19. Rencananya, dalam sepekan akan ada tiga kali dilakukan penyemprotan disenfekatan. Termasuk memperketat kalangan yang bertandang di kantor dewan.

“Akan dilakukan penyemprotan 3 kali seminggu serta akan lebih selektif warga yang bertamu di DPRD Banggai,” kata Suprapto.

Informasi yang diterima, anggota DPRD Banggai dari partai besar yang reaktif Covid-19 hasil rapid test itu tadi siang masih beraktivitas. Bahkan kabarnya masih mengikuti rapat bersama Pemda Banggai, yang turut dihadiri Bupati dan Ketua DPRD Banggai.

Sementara itu, berdasarkan keterangan jubir satgas Covid-19 Banggai Nurmasita Datu Adam, Jumat (16/10), sejauh ini perkembangan kasus Covid untuk kategori suspek 18 kasus, discarded 12 kasus dan konfirmasi 66 kasus.

“Kasus konfirmasi baru 16 orang dan sudah menjalani isolasi mandiri. Kasus lama 12 orang, sehingga yang masih dalam perawatan sebanyak 28 orang,” tulis Nurmasita dalam press rilisnya.

Dijelaskannya, 16 kasus baru itu, 11 dari kecamatan Luwuk, 2 dari Batui, 1 dari Luwuk Selatan, 1 dari Nambo, dan 1 dari Luwuk Utara. *

(yan)

No More Posts Available.

No more pages to load.