Sempat Dibujuk Ganti Pasangan, Ini Alasan Haji Amir Pertahankan Om Pungke

oleh -505 Kali Dibaca
Bakal paslon bupati/wakil bupati Banggai, Amirudin-Furqan bersama tim koalisi parpol dan relawan saat di Kecamatan Pagimana. (Foto: Dokumen Obormotindok)

PAGIMANA, luwuktimes.id – H. Amirudin Tamoreka sosok yang memiliki komitmen yang tinggi. Haji Amir-begitu pria yang kini dilabeli sang jago investasi itu, sempat ‘dibujuk’ untuk menggantikan posisi Furqanudin Masulili (FM). Tapi secara tegas kepada sejumlah jurnalis di lapangan Bumi Mutiara saat jalan sehat bersama AT beberapa waktu, Haji Amir menolak tawaran itu.

Bahkan Haji Amir secara tegas menyatakan siap mundur dalam kontestasi pilkada, jika Om Pungke-sapaan Furqanudin Masulili ditolak partai.

Komitmen itu kembali dipertegas Haji Amir dihadapan ratusan tim pemenangan koalisi partai dan relawan AT-FM wilayah Kecamatan Lobu dan Pagimana, pada Senin (14/9/2020).

Pada kegiatan pengukuhan tim pemenangan di lapangan 12 Februari Pagimana, Haji Amir menyampaikan alasannya sehingga tetap mempertahankan Om Pungke sebagai pendampingnya.

Di mata Haji Amir, FM adalah tokoh lokal yang memiliki pengalaman baik dalam birokrasi pemerintahan.

FM yang pernah menduduki jabatan Kepala Keuangan dan juga Sekretaris Daerah itu, dipandang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan birokrasi pemerintahan. Dan kedepan, dirinya akan membagi tugas bersama Furqanudin.

“Saya akan fokus pada upaya meningkatkan pendapatan daerah, baik yang bersumber dari pendapatan asli daerah maupun dana transfer dalam APBD. Untuk digunakan dalam pelaksanaan pembangunan. Sedangkan urusan birokrasi, akan saya serahkan kepada pak Furqanudin selaku jendralnya ASN,” kata Haji Amir.

Sejak dirinya mendapatkan pasangan yakni Furqanudin Masulili, ada tawaran untuk menggantinya. Namun ia tetap bertahan dengan pilihannya untuk maju bersama Furqanudin.

Menurut dia, hal tersebut ia pertahankan lantaran mempertahankan komitmen yang sudah ia bangun sejak awal bersama tokoh kelahiran Tongkonunuk, Pagimana itu.

“Saya kalau sudah bilang A, maka tidak mungkin akan berubah. Makanya, kalau sudah saya katakan maju dengan pak Furqan, maka sampai kapanpun saya tetap akan maju dengan pak Furqan,” pungkasnya. *

Baca juga: Hanura Bentuk Korcam dan Kordes, Supadiyasa: Kader Wajib Hukumnya Menangkan AT-FM

(gt/yan)