228 Kali Dibaca

Sidang Komisi Irigasi, PPSIP Untuk Wujudkan Kedaulatan Pangan Kabupaten Banggai

  • Bagikan
Sidang Komisi Irigasi Kabupaten Banggai
Sidang Komisi Irigasi Kabupaten Banggai.

Reporter Naser Kantu


LUWUK – Pemerintah Kabupaten terus mendorong terwujudnya kedaulatan pangan. Karena itu, pada Jumat, (17/12), Komisi Irigasi telah melaksanakan Sidang Komisi Irigasi, bertempat di Sekretariat Komisi-Kantor dinas Pekerjaan umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Selain dihadiri oleh anggota Komisi Irigasi Kabupaten Banggai, sidang juga dihadiri oleh unsur , Bappeda dan Litbang Kabupaten Banggai, Dinas TPHP Kabupaten Banggai, Pengelola Program IPDMIP Kabupaten Banggai, TPM dan KTPM. Bertindak sebagai narasumber adalah Tim Konsultan ISAI IPDMIP Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Banggai selaku Ketua Komisi Irigasi Kabupaten Banggai yang dibacakan oleh Sekretaris Bappeda dan Litbang Subhan Lanusi menyampaikan kepada segenap anggota Komisi Irigasi untuk dapat mendorong keberhasilan Pengembangan dan Pengelolaan Sistem Irigasi Partisipatif () sebagai forum koordinasi dan sinkronisasi kebijakan bidang pertanian dengan mengedepankan komitmen dan integritas.

Disamping itu, Kepala Bappeda dan Litbang juga mengajak untuk lebih memantapkan peranan Komisi Irigasi dalam mendorong keberhasilan PPSIP, agar sejalan dengan tema sentral kegiatan tahun 2021, yaitu “Pengembangan dan Pengelolaan Sistem Irigasi Partisipatif untuk Mewujudkan Kedaulatan Pangan di Kabupaten Banggai.

Baca Juga:  Di Era Pandemi, 24.556 Warga Banggai akan Terima Bantuan

Berbicara terkait kedaulatan pangan disamping merupakan konsep pemenuhan pangan melalui produksi lokal, juga merupakan konsep pemenuhan pangan yang berkualitas yang diproduksi dengan sistem pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Tema kegiatan kali ini tentu saja menjadi semakin penting, karena upaya mewujudkan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan yang berbasis lingkungan menjadi salah satu misi Pemerintah Kabupaten Banggai sebagimana tertuang dalam RPJMD Kabupaten Banggai Tahun 2021-2026.

Harapannya adalah tema sentral sidang komisi irigasi ini dapat dioperasionalkan secara nyata dalam program kerja Komisi Irigasi sehingga adanya sinergitas dengan program kerja Pemerintah Kabupaten Banggai.

Adapun materi yang dibahas dalam sidang Komisi Irigasi antara lain pertama optimalisasi pemanfaatan jaringan irigasi tersier. Kedua, penguatan kelembagaan petani dalam mewujudkan PPSIP di daerah, dan Ketiga tantangan, peran dan strategi Komisi Irigasi dalam PPSIP menyongsong kedaulatan pangan berkelanjutan.

Baca Juga:  Satgas Covid-19 Salurkan Bantuan, Alfian: Sejumlah Perusahaan segera Berpartisipasi

Sebagai narasumber, Gazali Fathadewang, SP. MP memaparkan materi terkait Penguatan Kelembagaan Petani dalam Mewujudkan PPSIP di daerah.

Peran strategis Komisi Irigasi adalah sebagai wadah koordinasi antar stakeholder di bidang irigasi yang akan menata pengelolaan irigasi untuk mencegah terjadinya konflik kepentingan penggunaan air irigasi antara hulu-hilir, antar sektor, dan antar wilayah administrasi.

Masalah dan Tantangan

Dalam paparannya, Gazali Fathadewang juga menjelaskan bahwa permasalahan dan tantangan yang dihadapi saat ini antara lain : (1) alih fungsi lahan; (2) kelangkaan sumber air; (3) kerusakan asset irigasi; (4) pemanfaatan air irigasi untuk usaha non irigasi; (5) potensi konflik perampasan pengaturan giliran pemanfaatan air; (6) perluasan areal sawah; (7) pemanfaatan non irigasi di wilayah sempadan irigasi; (8) implementasi IP 300; (9) lemahnya SDM O&P irigasi; (10) RTT belum ditetapkan kepala daerah; (11) tumpang tindih luas layanan irigasi; (12) validitas IKSI belum optimal; dan (13) penyusunan RP2I.

  • Bagikan
error: Content is protected !!