Sukses bukan Karena Warisan, Tapi Profesional dan Kerja Keras

oleh -3,149 Kali Dibaca
Ir. H. Amirudin Tamoreka

PANGGUNG politik Kabupaten Banggai nama Ir. H. Amirudin Tamoreka melejit. Calon bupati (cabup) ini disebut-sebut memiliki kans besar menjadi the winner (pemenang) di pilkada Banggai 2020.

Bukan hanya karena diusung partai koalisi gemuk 14 kursi di parlemen lalong (NasDem, Golkar, PKB dan Partai Hanura). Tapi cabup yang menggandeng Furqanudin Masulili sebagai calon wakil bupati (cawabup) ini dinilai punya kemampuan mumpuni untuk menjadi top leader di Kabupaten Banggai.

Siapa sosok pria yang akrab dengan sapaan Haji Amir ini?

Dalam akun facebook Ir. Amirudin Tamoreka, Haji Amir memposting profil singkatnya. Tanpa bermaksud pamer. Tetapi postingan itu bertujuan untuk menjadikan inspirasi bagi semua kalangan, terlebih lagi pemuda dan pemudi di Kabupaten Banggai.

Scrool Baca Artikel

Berikut biografi singkat Haji Amir yang dikutip Luwuktimes.id, Sabtu (14/11/2020).

Baca Juga:  Senior di Panwascam Ditawari Masuk Bawaslu, Ini Jawaban Aci Gonopu

Saya adalah anak desa yang lahir di Desa Toili, Kecamatan Batui (Kecamatan Moilong saat ini). Saya lahir tanggal 13 Desember 1971. Ayah saya bernama H. Abdul Hamid Tamoreka (almarhum) seorang usahawan kecil yang kemudian menjadi kepala desa pertama di Desa Toili, dan menjadi sepuh bagi rumpun keluarga Taa di wilayah tersebut. Sedangkan ibu saya bernama Hj. Hayati, peranakan Bugis dan Saluan.

Amir atau Amiro sapaan saya sewaktu masuk sekolah SD, tepatnya di SD Negeri 1 Toili. Sampai akhirnya melanjutkan ke SMP Negeri 1 Toili, kemudian melanjutkan ke SMA Negeri 1 Luwuk.

Baca Juga:  Om Arif Optimis Banggai akan Lebih Maju di Tangan Haji Amir

Setelah lulus SMA kemudian melanjutkan jenjang pendidikan di Universitas Muslim Indonesia (UMI) di Makassar, Sulawesi Selatan. Sebagai mahasiswa di Fakultas Pertanian, saya juga aktif di dunia organisasi kampus. Sempat menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Agronomi (Himagro) dan Ketua Senat Fakultas Pertanian UMI Makasar, serta Ketua Himpunan HMI Batko Pertanian di masa kuliah.

Di luar kampus, saya terlibat pula bersama GMPPA 45 Sulawesi Selatan, AMPI Sulawesi Selatan, Ketua Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor), Ketua KNPI dan Ketua Kerukunan Antar Umat Beragama.