Tanpa Shalat Tarwih 20 Rakaat, Jamaah Masjid Agung Kecewa

oleh -312 Kali Dibaca
Muzamil Ngeap

LUWUK, Luwuk Times.ID— Selain 8 rakaat, shalat tarwih 20 rakaat setiap malam dilaksanakan di Masjid Agung Annur Luwuk. Akan tetapi pada malam ke 15 Ramadhan ditiadakan. Jamaah pun kecewa, atas keputusan badan pengelola masjid yang berada di kawasan Teluk Lalong tersebut.

Tidak dilanjutkannya shalat tarwih 20 rakaat itu disebabkan durasi waktu yang digunakan ulama Palestina Syaikh Muhammad Imad Yusuf Bakir cukup panjang.

Shalat tarwih delapan rakaat baru dimulai sekitar pukul 20.40 wita. Idealnya pada jam tersebut, sudah masuk tahapan shalat tarwih 20 rakaat.

Karena tidak adanya shalat tarwih 20 rakaat, sehingga protes pun lahir.

“Mestinya sebelum shalat tarwih 8 rakaat dimulai, tamir masjid menyampaikan bahwa malam ini tidak akan dilanjutkan dengan 20 rakaat, dengan alasan waktu. Tapi itu tidak dilakukan panitia,” kata salah seorang jamaah, Muzamil Ngeap kepada Luwuk Times, tadi malam.

Padahal lanjut Mito sapaannya, para jamaah yang langganan 20 rakaat sudah bersiap-siap melaksanakan shalat.

Anehnya lagi lanjut Mito, durasi waktu yang ada dimanfaatkan foto bersama dengan Syaikh Muhammad Imad Yusuf Bakir.

“Kami hargai kedatangan ulama Palestina. Apalagi beliau memberikan tauziah. Tapi bukan berarti shalat tarwih 20 rakaat tidak dilaksanakan,” kata Mito kesal.

Karena kebijakan badan pengelola masjid sudah seperti itu, maka kata pegiat jurnalis ini, dengan terpaksa para jamaah 20 rakaat harus melanjutkan shalatnya di rumah.

Belum ada tanggapan dari badan pengelola masjid Agung Annur Luwuk, terkait keluhan itu.

Ketua PHBI Kabupaten Banggai, Alfian Djibran yang dikonfirmasi via ponsel, belum memberikan jawaban. *

(yan)

No More Posts Available.

No more pages to load.