Televisi Monitor tak Berfungsi, KPU dan Swiss Bell Saling Menyalahkan

Kabag Ops Polres Banggai, AKP Noperto Gilbert Nainggolan mempertanyakan tentang televisi monitor debat publik yang tidak berfungsi kepada staf KPU Banggai. (Foto: Sofyan)

LUWUK, Luwuktimes.id – Debat publik putaran I yang dilaksanakan KPU Banggai Minggu (08/11), menuai protes. Televisi monitor yang berada di luar ruangan tempat debat terbuka digelar, tidak berfungsi. Pihak sekretariat KPU Banggai dan petugas Swiss Bell Hotel yang dikonfirmasi, terkesan saling melempar kesalahan.

“Pihak hotel yang tidak maksimal. Kami inginkan televisi monitor itu berfungsi. Tapi katanya ada alat yang tidak bisa digunakan,” kata staf KPU.

Baca Juga:  Rekrutmen 5.397 KPPS, KPU jangan Akomodir Timses Paslon

Pihak hotel pun enggan disudutkan. Dia pun memberi klarifikasi kepada sejumlah media, namun tidak tuntas. “Kita kan sudah siapkan televisi beserta kabelnya. Jadi kami sudah maksimal memberi pelayanan,” kata petugas hotel tersebut.

Alat yang tidak bisa digunakan agar terkoneksi gambar visual dari dalam ruangan debat ke televisi monitor, petugas hotel itu tidak memberi penjelasan. Ditanya soal itu, petugas teknisi hotel tersebut pergi meninggalkan sejumlah wartawan.

Baca Juga:  Selisih 9.176 Jumlah Pemilih, Parpol Diam, FORKOT Bereaksi

Tidak berfungsinya televisi monitor debat publik juga dipertanyakan Kabag Ops Polres Banggai, AKP Noperto Gilbert Nainggolan.

Bacaan Lainnya

Bahkan Kabag Ops sempat menanyakan langsung kepada staf KPU Banggai. Tapi tidak juga mendapat jawaban memuaskan. Hingga berakhir debat publik dengan 6 sesi, televisi monitor itu tidak juga on.

Baca Juga:  Dituduh Politik Uang, Paslon Berurusan dengan Bawaslu

“Kalaupun KPU masih akan melaksanakan debat publik putaran II, saya kira ini perlu dievaluasi. Bukan hanya monitor, tapi wartawan bisa juga diberi ruang untuk meliput langsung di dalam ruangan. Tentu kami akan taat pada protokol kesehatan,” kata pegiat jurnalis Kota Luwuk, Abd. Muis. *

(yan)

Pos terkait