Tiga Club Bentukan PERPANI Kabupaten Banggai Eksis

oleh -195 Kali Dibaca
Wakil Sekretaris PERPANI Banggai yang juga Ketua Club Banggai Archery Communty, Rahmandani Lasamadi (kiri). (Foto: Istimewa)

LUWUK, Luwuk Times.ID— Pengurus kabupaten (Pengkab) Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Kabupaten Banggai belum lama terdaftar di KONI Kabupaten Banggai. Meski baru seumur jagung, namun cabang olahraga (cabor) ini mendapat di tempat di hati publik. Buktinya tiga club bentukan PERPANI Banggai semakin eksis.

Wakil Sekretaris PERPANI Banggai yang juga Ketua Club Banggai Archery Communty, Rahmandani Lasamadi dalam rilisnya yang diterima Luwuk Times, Minggu (04/04/2021) mengatakan, olahraga panahan di Kabupaten Banggai dalam beberapa tahun belakangan ini semakin diminati masyarakat.

Meskipun dalam kondisi suasana pandemi Covid-19, tapi minat masyarakat untuk belajar olahraga ini semakin meningkat. Itu karena olahraga ini merupakan cabang yang dilakukan tanpa kontak fisik dan dapat meningkatan kekutan imunitas tubuh.

Eksisnya panahan di Kabupaten Banggai lanjut Rahmandani, dibuktikan dengan adanya beberapa club panahan yang sudah terbentuk di bawah naungan PERPANI Kabupaten Banggai.

Diantaranya, Pasopasi Luwuk Archery (PLA), Banggai Archery Community (BAC) dan Toili Archery Club (TAC).

Club-club yang ada ini juga aktif menjalankan program latihan bersama setiap pekan di alun-alun Bumi Mutiara Luwuk dengan jadwal setiap hari Jumat sore dan Minggu pagi.

Bahkan kata Rahmandani, latihan bersama di lapangan tembak Kodim 1308 Luwuk setiap hari Sabtu.

Tidak itu saja giat PERPANI Banggai. Beberapa kali telah melaksanakan pertandingan antar club, yaitu kegiatan Latihan Berhadiah (Latber) dan kegiatan bertajuk The Champion Archery Banggai.

“Yang dilakukan setiap pekanan dimana kegiatan-kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi para pegiat panahan agar selalu semangat berlatih olahraga panahan,” ucapnya.

Seiring waktu berjalan dia optimis, kedepan bisa bertambah lagi club panahan di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Banggai. Dengan dengan adanya club-club ini bisa dapat membantu dalam proses penjaringan para atlet panahan yang ada di Kabupaten Banggai baik dari lingkup sekolah, kampus dan masyarakat secara umum.

Dia tidak menampik bahwa eksisnya PERPANI di Kabupaten Banggai tidak lepas dari dukungan pihak pemerintah, khususnya KONI Banggai.

Meskipun PERPANI adalah cabor yang pendatang baru di daerah ini, namun telah mendapatkan perhatian dari KONI Banggai.

Hal ini ditandai dengan adanya bantuan yang telah diberikan dalam hal suport kegiatan dan pengadaan alat perlengkapan panahan modern.

“Harapan kami bisa dipergunakan dalam sosialisasi dan perekrutan para calon atlet panahan di sekolah dan kampus, yang akan direncanakan setelah aktivitas  sekolah dan kampus bisa normal kembali setelah pandemi Covid 19,” tutup dia. *

(yan)