Tolak Kenaikan Gaji dan Tunjangan serta Pajak 10 Persen, AMARA Gelar Aksi Demo di Kantor DPRD Banggai

oleh -2009 Dilihat
oleh
Ketua DPRD Banggai H. Saripudin Tjatjo bersama para anggota DPRD saat berdialog dengan para pendemo yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Banggai (AMARA), Kamis (28/08/2025).

LUWUK TIMES— Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Banggai (AMARA) menggelar aksi demo bertempat kantor DPRD Banggai, Kamis (28/08/2025). Sejumlah aspirasi mereka sampaikan kepada para wakil rakyat. Diantaranya menolak kenaikan gaji dan tunjangan DPR RI serta penerapan pajak 10 persen.

Koordinator lapangan (Korlap) AMARA Alfi Sahril Hadi dalam orasinya menilai, apa yang menjadi kebijakan DPR RI termasuk DPRD Banggai tidak berpihak kepada rakyat. Bahkan Ia menuding, kebijakan tersebut justru hanya untuk kepentingan dan keuntungan pribadi. Salah satunya sebut Korlap penerapan pajak 10 persen.

Baca Juga:  SOMASI Banggai Serahkan Laporan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Dua Aleg Gerindra ke BK

Ia juga menyoal penambahan pembangunan kantor DPRD Banggai dan rehap Rujab DPRD. Seharusnya dana tersebut untuk pembangunan serta kepentingan masyarakat Banggai.

Hal lain yang menjadi sorotan adalah pembahasan APBD. AMARA meminta adanya transparansi, termasuk pelaksanaan Perda.

Baca juga: Dari Karawang, Komisi III DPRD Banggai Kunjungi Balai Besar di Subang Jawa Barat

AMARA juga meminta kepada DPRD Banggai untuk menolak kenaikan gaji dan tunjangan bagi anggota DPR RI maupun DPRD kabupaten serta mendukung UU perampasan aset bagi para koruptor. Karena koruptor sangat merugikan bangsa Indonesia.

Baca Juga:  Target Bapemperda DPRD Banggai Sebelum November 12 Ranperda Diparipurnakan

Tak hanya berorasi, para pendemo juga membakar ban bekas depan parlemen lalong (sebutan kantor DPRD Banggai).

Rujab Ketua DPRD Banggai

Ketua DPRD Banggai H. Saripudin Tjatjo senada dengan aspirasi beberapa orator AMARA.

“Atas nama DPRD dan masyarakat Kabupaten Banggai, kami menolak kenaikan gaji dan tunjangan bagi anggota DPR RI maupun DPRD,” kata Saripudin.

Soal pajak 10 persen, Om Arif sapaan Saripudin Tjatjo berjanji membuat rekomendasi kepada pemerintah daerah.

Intinya dapat melibatkan kalangan mahasiswa, baik Untika, Unismuh maupun AMIK serta unsur terkait lainnya, untuk membahas dan meneliti kembali tarif pajak tersebut.

Baca Juga:  Dampak Tambang di Bualemo, Komisi 2 DPRD Banggai Konsultasi ke SDM Sulteng Palu

Tentang sorotan AMARA yakni rehab rumah jabatan Ketua DPRD Banggai, Om Arif menegaskan bahwa sudah 35 tahun belum pernah rehab. Sehingga sudah sewajarnya tahun ini infrastruktur tersebut diperbaiki.

Selain Om Arif, sejumlah anggota DPRD Banggai juga hadir pada aksi itu. Mereka adalah Suprapto, Syafrudin Husain, Rika Syarifudin, I Made Dharma, Irwanto Kulap dan Oktavianus Habi.

Hadir juga Lisa Sundari, Sukri Djalumang, Naim Saleh, Ramli Mbani, Hari Sapto Aji, Suwardi dan Andi Maharani. *