555 Kali Dibaca

Tragis, Nelayan Asal Moilong Tewas Disambar Petir

  • Bagikan
Sambar Petir
Korban saat dievakuasi warga dengan dibantu aparat kepolisian. (Foto: Humas Polres Banggai)

— Suharjo (31) asal Desa Tou, Kecamatan Moilong, , tersambar petir saat memancing ikan, Kamis (16/12/2021) dini hari.

Toili Iptu Tonny SH, mengungkapkan, awalnya korban Suharjo bersama adiknya Wandi (26) berangkat dari Desa Tou menuju salah satu rumpon. Jaraknya sekitar 10 mil dari darat untuk memancing dengan menggunakan perahu motor.

“Menurut keterangan saksi atau adik korban, saat itu telah terjadi beberapa kali petir dan guntur serta hujan lebat pada tempat mereka memancing,” ungkap Iptu Tonny.

Baca Juga:  Om Arif Optimis Banggai akan Lebih Maju di Tangan Haji Amir

Ketika peristiwa itu terjadi, kata Kapolsek, korban berada pada bagian belakang perahu motor. Sedangkan adik korban berada pada bagian depan menimba air dalam perahu.

Baca juga: Panitia Bupati Cup Benahi Lapangan 12 Februari Pagimana

“Setelah selesai menimba air, saksi melihat korban sudah dalam posisi tersungkur pada perahu dan tidak lagi bergerak. Korban telah meninggal dunia,” beber Kapolsek.

Melihat hal itu, lanjut mantan Kasat Reskrim Polres Tojo Una-una Polda Sulteng ini, sekira pukul 06.30 Wita saksi kemudian menghubungi keluarganya untuk mengabarkan bahwa korban telah meninggal dunia akibat tersambar petir.

Baca Juga:  Tokoh Masyarakat Moilong Inginkan Sulianti Murad Jadi Bupati

“Setelah itu keluarga menjemput korban menggunakan perahu motor menuju lokasi,” tutur Iptu Tonny.

“Korban lalu kami evakuasi menuju darat untuk selanjutnya proses pemakaman bertempat desa Saluan, Kecamatan Moilong.*

(hae)

  • Bagikan
error: Content is protected !!