169 Kali Dibaca

Vaksinasi PHDI Banggai Sasar 250 Warga Desa Saribuan

  • Bagikan
Vaksinasi
Warga desa Saribuana Kecamatan Toili saat divaksin. (Foto: Istimewa)

Reporter Sofyan Labolo

TOILI, Luwuktimes.id— Program vaksinasi Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Banggai terus berlanjut. Sabtu (25/09) kemarin, sebanyak 250 warga desa Saribuan Kecamatan Toili divaksin secara gratis.

Ketua PHDI Banggai, I Nyoman Sumerta kepada Luwuktimes.id, Minggu (26/09) mengatakan, kali ini titik sasaran vaksinasi berada di desa Saribuan.

Dengan melibatkan tim medis dari Puskesmas Toili juga berkolaborasi dengan tim vaksinator Parisada Kabupaten Banggai telah selesai mem vaksin sebanyak 250 warga.

“Tim kolaborasi ini langsung diketuai Dr. Made Dwi Pramana,” kata Nyoman Sumerta.

Vaksinasi ini lanjut Nyoman Sumerta juga dihadiri Kapolsek Toili. Dan saat ini sebanyak 1.670 warga yang sudah divaksin.

Suntikan kekebalan tubuh terhadap virus covid-19 ini sambung Nyoman Sumerta perlu digiatkan untuk kalangan petani.

Baca juga: PHDI Banggai Gelar Vaksinasi di Toili dan Tolbar

Karena tidak bisa dipungkiri, bidang pertanian menjadi kunci utama dalam kehidupan.

“Kami (PHDI) dan pak Kapolsek sepakat untuk memprioritaskan dukungan vaksin terhadap para petani. Sehingga kegiatan masyarakat, khususnya bidang pertanian bisa normal kembali,” jelas mantan anggota DPRD Banggai.

Tidak hanya Kapolsek Toili. Atas nama PHDI Banggai, Nyoman Sumerta juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Banggai yang membackup penuh program vaksinasi yang dilaksanakan PHDI Banggai.

“Ucapan terima kasih buat teman-teman kepolisian, terutama bapak Kapolres, yang telah membantu dalam program vaksinasi kami,” katanya.

Dia juga berharap vaksin terus disuplai di wilayah dataran Toili. Sebab masih cukup banyak warga yang belum di vaksin.

“Kami siap mendata warga yang belum divaksin.Karena masih banyak orang kami yang belum di vaksin. Bukan karena mereka tidak mau. Tapi karena persediaan vaksin yang terbatas,” ucap Nyoman Sumerta. *

  • Bagikan
error: Content is protected !!