Versi Moeldoko segera Dibentuk, Badrin Usulkan AT Ketua Demokrat Banggai

oleh -564 Kali Dibaca
Badrin Nonsi

LUWUK, Luwuk Times.ID— Pasca kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat, sejumlah kepengurusan partai versi Ketua Umum DPP Moeldoko di daerah segera dibentuk. Salah satunya, DPC Partai Demokrat Kabupaten Banggai.

Ditanya soal itu, fungsionaris Partai Demokrat Kabupaten Banggai, Badrin Nonsi memberi jawaban kepada Luwuk Times, Rabu (10/03/2021).

“Setelah KLB tentu saja kepengurusan menjadi demisioner. Dengan begitu semua daerah, termasuk Kabupaten Banggai segera menyusun komposisi kepengurusan DPC Partai Demokrat versi Moeldoko,” kata Badrin.

Untuk menuju ke arah itu, sambung mantan anggota DPRD Banggai asal partai berlambang bintang mercy ini, tentu pihaknya masih menunggu terkait legalitas kepengurusan dari Kemenkum HAM.

“Tetap akan dibentuk kepengurusan, tapi masih menunggu dari Kemenkum HAM,” ucap Badrin.

Disentil siapa calon figur ideal Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Banggai? Politisi berambut putih ini memberi jawaban cukup mengejutkan.

“Yang pasti tokoh yang memilki komitmen untuk membesarkan Partai Demokrat di Kabupaten Banggai. Tidak menutup kemungkinan tampuk pimpinan partai ini kami serahkan ke Bupati Banggai terpilih pak AT (Amirudin Tamoreka),” kata Badrin.

PEMECATAN 14 KADER


Dikutip dari TRIBUNPALU.COM, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Sulawesi Tengah (Sulteng) mengusulkan pemecatan 14 kadernya ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Mereka dipecat karena menghadiri Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Hotel The Hill Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021).

Ketua Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPD Demokrat Sulteng Abdul Rasid Pusadan menyebutkan, ada 14 nama yang masuk dalam pengusulan pemecatan.

“Mereka mencederai nama partai dan soliditas kami di Sulteng. Makanya mereka kami usulkan dipecat ke DPP,” kata Alumni Universitas Tadulako tersebut.

Dia memastikan DPD Demokrat Sulteng tetap solid pada kepengurusan AHY.

“Tidak ada dualisme. Kami di sini biasa-biasa saja, entahlah kalau mereka mengatasnamakan DPD,” ujar Legislator Demokrat Palu tersebut.

Abdul Rasid Pusadan juga menyinggung kehadiran Wakil Ketua DPD Demokrat Sulteng Zulfakar Nasir di KLB Moeldoko.

Karena Zulfakar juga menghadiri Kongres Partai Demokrat V dan memilih AHY

“Waktu itu dia Plt Ketua DPC Demokrat Banggai dan memilih AHY,” tutur Abdul Rasid.

Tak hanya pemecatan, DPD Demokrat Sulteng juga mengancam akan melanjutkan persoalan 14 kadernya itu ke ranah hukum.

“Kami siapkan tim advokat untuk menggugat mereka karena mengatasnamakan DPD Sulteng,” ucap Abdul Rasid.

Adapun 14 kader masuk daftar pengusulan pemecatan adalah:
Kader DPD:

  1. Zulfakar Nasir
  2. Akup Zainal, SE
  3. Aguslan Manggona
  4. Subagio, S. Kom
  5. Yusrin L Banna
  6. Safrudin Haris Kulasse
  7. Fahmi Nadjib Balchaer, SH
  8. Rully Hadji
  9. Muhammad Nasir, S. Sos
  10. Eko Ariyanto

Kader DPC :

  1. Asnun Lamasantji (Mantan Sek Donggala)
  2. Faisal M Yahya, SH (Sek Donggala)
  3. Faisal Dg Lodi (kader Tolitoli)
  4. Sofyan B Korompot (mantan Sek Buol).

(*/yan)

No More Posts Available.

No more pages to load.