Wilayah Kepala Burung Tertinggal, Sukri Djalumang: Solusinya ada di Haji Amir

oleh -635 Kali Dibaca
Ketua Bappilu DPD Partai NasDem Kabupaten Banggai, Sukri Djalumang. (Foto: Dok. Obormotindok)

MASAMA, Luwuktimes.id – Ketua Bappilu DPD NasDem Kabupaten Banggai Sukri Djalumang mengaku jika enam kecamatan yang berada di wilayah kepala burung sangat tertinggal dibanding wilayah lain di Kabupaten Banggai.

Bahkan sebut Sukri pada orasi politiknya di lapangan sepak bola desa Duata Karya Kecamatan Masama, Senin (21/09/2020), telah terjadi ketimpangan pembangunan di daerah pemilihan (dapil) 3 yang mencakup Kecamatan Balantak Utara, Kecamatan Balantak, Kecamatan Balantak Selatan, Kecamatan Mantoh, Kecamatan Lamala dan Kecamatan Masama.

Hampir semua aspek yang berkaitan dengan kebutuhan publik tidak mendapatkan perhatian yang memadai. Seperti sarana prasarana pendukung produksi pertanian dan perkebunan, perikanan, pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.

“Jalan kantong produksi kita belum memadai. Tenaga guru dan tenaga kesehatan kita tidak merata, infrastruktur jalan juga belum teraspal,” kata Sukri.

Untuk membangun Kabupaten Banggai tentu saja kata Ketua Komisi 2 DPRD Banggai ini membutuhkan pemimpin yang memiliki komitmen tinggi serta tidak menggantungkan kebutuhan pembangunan hanya pada APBD.

“Harus ada lobi ditingkat pusat. Dan itu tentu saja membutuhkan jejaring yang bagus. Kemampuan dalam melobi investasi itu hanya dimiliki oleh bapak Amirudin Tamoreka,” kata Sukri yang disambut tepukan tangan yang meriah dari tim pemenangan koalisi partai dan relawan. *

Baca juga: Paslon AT-FM Lebarkan Sayap Relawan di Wilayah Kepala Burung

(rls/yan)

No More Posts Available.

No more pages to load.