
BATUI— Aksi pemalangan jalan kembali terjadi di Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah. Kali ini terjadi di Kelurahan Lamo Kecamatan Batui.
Penyebab sehingga warga setempat melakukan aksi pemalangan jalan umum Trans Sulawesi Luwuk-Toili itu karena seringnya padam listrik.
Kapolsek Batui Iptu Andriansyah Arthadana kepada Luwuk Times, Minggu (31/07/2022) tadi malam mengatakan, aksi pemalangan jalan oleh warga itu terjadi Minggu 31 Juli 2022 sekitar jam 18.20 Wita.
“Mereka protes terkait pemadaman aliran listrik PLN secara tidak beraturan. Sehingga mereka melakukan pemalangan jalan umum Trans Sulawesi Luwuk-Toili Kelurahan Lamo Kecamatan Batui,” kata Iptu Andriansyah.
Sudah barang tentu sambung Iptu Andriansyah, aksi blokade jalan itu berdampak terhadap warga pengguna jalan.
“Akibat dari aksi pemalangan jalan tersebut, kendaraan dari arah Luwuk dan sebaliknya dari arah Toili tidak dapat lewat,” ucapnya.
Apa langkah Polsek Batui?
Iptu Andriansyah kembali menjelaskan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan anarkis. Termasuk berkoordinasi dengan pimpinan PLN unit jaga Batui serta berkoordinasi dengan Pemerintah Kelurahan Lamo.
Hasil koordinasi dengan pihak PLN sambung Kapolsek bahwa penyebab listrik padam yakni akibat adanya gangguan jaringan.
Ia juga menginformasikan, setelah berdialog dan listrik telah menyala, warga langsung membuka blokade jalan.
“Pada jam 19.27 wita listrik PLN telah menyala. Dan palang jalan dibuka oleh masyarakat serta situasi aman dan terkendali,” pungkasnya. *
Discussion about this post