
Luwuk Times, Bangkep — Lima bulan kontrak pelaksanaan rekonstruksi jalan long segment Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) tahun 2023, telah dikantongi CV Manunggal dan CV Aras Putra Kalbu, guna membenahi ruas Salakan-Kautu dan ruas Bangunemo-Sambulangan.
Dari 180 hari waktu yang disiapkan, kini tersisa 20 hari, untuk menuntaskan dua ruas jalan yang anggarannya bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) tahun 2023. Ruas Salakan-Kautu sesuai kontrak akan berakhir 10 September. Sedang ruas Bangunemo-Sambulangan 12 September 2023.
Tahun 2023 Kabupaten Bangkep, mendapat kucuran DAK sebesar Rp.29 miliar lebih, untuk rekonstruksi jalan long segment, yang tersebar pada 4 paket.
Ruas Bangunemo-Sambulangan mendapat sentuhan dipaling besar senilai Rp 8.700.000.000. Disusul ruas Salakan-Kautu Rp.8.313.226.000, ruas Tataba-Paisubatu nilai kontraknya Rp.8.103.055.000 dan ruas Kautu-Palam dengan nilai kontrak terkecil Rp.2.231.883.000.
Dari pantauan Luwuk Times di lapangan, ruas jalan Kautu-Palam, progresnya paling baik sudah 100 persen. Ruas Tataba-Paisubatu capaiannya mendekati 60 persen.
Dua paket lainnya, Salakan-Kautu dan Bangunemo-Sambulangan progresnya masih sangat memprihatinkan, baru 20 persen lebih.
Pada kedua ruas ini pengerjaan LPA sudah hampir selesai, namun belum ada aktifitas pengaspalan.
Pemicunya, karena asphalt mixing plant (AMP) baru dibangun di Km 6 Desa Sayong, masih dalam tahap uji produksi. Membandingkan progres yang dicapai dengan sisa waktu 20 hari, besar kemungkinan ruas Salakan-Kautu dan ruas Bangunemo-Sambulangan, tidak akan terkejar (terlambat).
Kontraktor pelaksana ruas Salakan-Kautu dan Bangunemo-Sambulangan, Ferdy ketika hendak di kantornya di Salakan Jumat (18/08/2023) tidak berada di Salakan.
Discussion about this post