TRC BPBD Banggai Padamkan Karhutla di Desa Kamumu, Rifai Mahiwa: Warga Tetap Waspada Cuaca Ekstrem

52 dilihat
A-AA+A++

LUWUK TIMES, Luwuk Utara – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali melanda wilayah Kabupaten Banggai. Kali ini, si jago merah membakar sekitar satu hektar lahan perkebunan milik warga di Desa Kamumu, Kecamatan Luwuk Utara, pada Senin (12/10/2026) siang sekitar pukul 12.45 WITA.

Pemerintah Kabupaten Banggai melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) merespons cepat laporan tersebut.

Setelah menerima laporan dari Penjabat (Pj) Kepala Desa Kamumu pada pukul 14.08 WITA, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Banggai langsung bergerak menuju lokasi.

Kepala BPBD Kabupaten Banggai, Moh. Rifai Mahiwa, membenarkan peristiwa tersebut dan menegaskan bahwa api saat ini sudah berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh tim di lapangan.

“Begitu menerima laporan dari Pj Kades, personel Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung kami intruksikan turun ke lokasi. Tim bergerak melakukan koordinasi dengan kades dan warga setempat, dilanjutkan dengan assessment serta tindakan pemadaman menggunakan sprayer elektrik,” ujar Moh. Rifai Mahiwa.

Berdasarkan hasil kaji cepat di lapangan, pemicu kebakaran tersebut diduga kuat akibat kombinasi fenomena cuaca panas terik musim kemarau, sesuai rilis peringatan BMKG serta kelalaian aktivitas pembakaran saat pembersihan lahan.

“Suhu udara yang cukup tinggi di musim kemarau ini berpadu dengan hembusan angin kencang, sehingga pembakaran lahan tanpa pengawasan membuat api dengan sangat cepat membesar dan meluas,” jelasnya.

Meski lahan perkebunan warga seluas kurang lebih 1 hektar terdampak dalam insiden ini, pihak BPBD memastikan tidak ada korban jiwa (nihil).

Moh. Rifai Mahiwa kembali mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Banggai untuk lebih meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, terutama dalam mengelola dan membersihkan lahan pertanian.

“Kami sangat mengharapkan kesadaran warga untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Kondisi cuaca saat ini sangat kering dan angin sulit diprediksi, sehingga potensi karhutla sangat tinggi dan bisa membahayakan lingkungan sekitar,” tegas Kepala BPBD Banggai.

Saat ini situasi di Desa Kamumu dipastikan sudah aman dan kondusif setelah penanganan intensif dari personil TRC BPBD Banggai bersama warga lokal. *

Sumber BPBD Banggai – Editor Sofyan Labolo

Pasang Iklan Anda Disini_1