Oleh: Supriadi Lawani DI BANYAK tempat, kehidupan beragama tampak semakin SELENGKAPNYA
Hancurnya Spiritualitas: Ketika Agama Menjadi Jalan Menuju Kemewahan
Oleh: Supriadi Lawani DI NEGERI yang religius seperti Indonesia, agama SELENGKAPNYA
Religius tanpa Spiritualitas: Ketika Agama Kehilangan Jiwa
Oleh: Supriadi Lawani BARANGKALI yang paling hilang dari kehidupan beragama SELENGKAPNYA
Ulil Amri dalam Perspektif Sayyid Qutb dan Krisis Legitimasi Kekuasaan
Oleh: Supriadi Lawani AYAT tentang Ulil Amri dalam QS. An-Nisa: SELENGKAPNYA
Sedekah Tanpa Kamera: Pelajaran Ikhlas dari Zainal Abidin
Oleh: Supriadi Lawani DI KOTA suci Medina pernah hidup seorang SELENGKAPNYA
Ulama yang Takut Miskin
Oleh : Supriadi Lawani DALAM sejarah peradaban Islam, ulama memiliki SELENGKAPNYA
Kekuasaan dan Kesucian: Sebuah Muhasabah
Oleh: Supriadi Lawani DIANTARA ujian terbesar dalam kehidupan berbangsa dan SELENGKAPNYA
Puasa, Doa dan Paradoks Keberagamaan
Oleh: Supriadi Lawani SETIAP menjelang Ramadan, suasana religius terasa begitu SELENGKAPNYA
Hutang Beras Menjelang Ramadhan
Oleh: Supriadi Lawani NAMANYA bukan Tatu. Tapi biarlah kita memanggilnya SELENGKAPNYA
Kesalehan yang Salah Arah: Ketika Umroh Mengalahkan Pembebasan Kaum Miskin
Oleh: Supriadi Lawani QS Al-Baqarah ayat 177 dan QS. Al-Ma’un SELENGKAPNYA
Ketika Allah Mengangkat Derajat Orang Berilmu, Kita Justru Mengangkat Derajat Orang Kaya
Oleh: Supriadi Lawani ADA satu ironi besar yang nyaris tak SELENGKAPNYA
Barang Titipan, Imbalan Pakai dan Salah Arah Penegakan Hukum Narkotika
Oleh: Supriadi Lawani KEGELISAHAN ini bukan tanpa dasar. Dalam banyak SELENGKAPNYA
Agama yang Menyebar dari Kebaikan
Oleh: Supriadi Lawani KEBAIKAN yang menyebar dari mulut ke mulut SELENGKAPNYA
Mabuk di Kampung Miskin
Oleh: Supriadi Lawani INI cerita tentang mabuk. Mabuk betulan—mabuk karena SELENGKAPNYA
Jika Pilkada Dipilih DPRD, Sulawesi Tengah Mungkin Kehilangan Anwar Hafid dan Hadianto Rasyid
Oleh: Supriadi Lawani WACANA pemilihan kepala daerah oleh DPRD terus SELENGKAPNYA
Coffee Shop Di Belanda
Oleh: Supriadi Lawani MENURUT kawan saya yang pernah ke Belanda, SELENGKAPNYA
Literasi Dan Empati (Belajar dari Totto-chan dan Pak Kobayashi)
Oleh: Supriadi Lawani BEBERAPA Minggu lalu, saat menerima rapor anak SELENGKAPNYA
Mereka yang Takut pada Komedi
Oleh: Supriadi Lawani PANJI menggelar stand up comedy di panggung SELENGKAPNYA
Membayangkan Berani Cerdas Jika Gubernur Dipilih DPRD
Oleh: Supriadi Lawani TADI pagi saya melihat sebuah flyer di SELENGKAPNYA
Pemilihan Kepala Daerah dan Ilusi Demokrasi Prosedural
Oleh: Supriadi Lawani BELAKANGAN ini kembali menguat wacana perubahan mekanisme SELENGKAPNYA
Anak Muda Yang Dilahirkan Zaman
Oleh: Supriadi Lawani MINGGU lalu saya mendampingi seorang anak muda SELENGKAPNYA
Menghina Institusi Negara: Delik yang Kehilangan Objek Konstitusional
Oleh: Supriadi Lawani KUHP baru (Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023) SELENGKAPNYA
Demokrasi bagi Siapa?
Oleh: Supriadi Lawani AKHIR-akhir ini ada isu tentang pilkada yang SELENGKAPNYA
Cinta Katanya Bukan Soal Hati, Tapi Soal Harga
Oleh: Supriadi Lawani “CINTA itu soal hati, bukan soal harga.” SELENGKAPNYA
- 1
- 2
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.













