Banggai hingga Morowali Dikepung Asap, Ini Imbauan Penting BPBD untuk Warga

75 dilihat
A-AA+A++

LUWUK TIMES, Banggai – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banggai mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terkait ditemukannya sebaran asap yang melingkupi sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah, khususnya kawasan Banggai Raya.

Kepala BPBD Kabupaten Banggai, Moh. Rifai Mahiwa, mengungkapkan bahwa keberadaan sebaran asap tersebut terpantau langsung melalui pemantauan citra Satelit Himawari-9 pada Selasa, 13 Oktober 2026, pukul 14.00 WITA.

“Berdasarkan hasil analisis pemantauan satelit terbaru, sebaran asap terdeteksi tidak hanya di Sulawesi Tengah, tetapi juga meluas hingga ke wilayah Sulawesi Utara dan Sulawesi Tenggara,” ujar Moh. Rifai Mahiwa.

Enam Kabupaten di Sulteng Terdampak

Di kawasan Sulawesi Tengah, sebaran asap terpantau cukup pekat dan melingkupi enam daerah kabupaten, yaitu, Kabupaten Banggai, Banggai Laut, Banggai Kepulauan, Tojo Una-Una, Morowali Utara dan Kabupaten Morowali.

Berdasarkan pergerakannya, tutupan asap di wilayah-wilayah tersebut terindikasi bergerak terdorong angin menuju arah Barat Laut hingga Timur Laut.

Hal ini sejalan dengan pola pergerakan angin secara umum di wilayah Indonesia yang bertiup dari arah Timur–Tenggara menuju Barat Laut–Utara.

Himbauan Penting untuk Masyarakat

Menyikapi kondisi kualitas udara dan potensi dampak kesehatan akibat paparan asap ini, BPBD Kabupaten Banggai mengeluarkan sejumlah poin imbauan penting bagi masyarakat di daerah terdampak.

Batasi Aktivitas di Luar Ruangan. Kurangi kegiatan di luar rumah jika tidak ada keperluan mendesak.

Gunakan Masker. Wajib mengenakan masker pelindung saat terpaksa beraktivitas di ruang terbuka, terutama bagi kelompok rentan (seperti anak-anak, lansia, wanita hamil, serta penderita penyakit pernapasan dan asma).

Pantau Informasi Resmi. Tetap waspada dan aktif memantau pembaruan informasi cuaca serta kualitas udara dari pihak berwenang.

“Masyarakat diharapkan tetap tenang, menjaga kesehatan, dan mematuhi imbauan keselamatan hingga kondisi kualitas udara kembali normal,” tutup Moh. Rifai Mahiwa. *

Reporter Sofyan Labolo

Pasang Iklan Anda Disini_1