

“Semua itu tentu sejalan dengan visi misi Pemkab Banggai dalam hal kearifan lokal, yakni pemberdayaan dan terjemahan program pada tingkat lapangan. Kedepan program ini akan lebih massif kami terapkan pada beberapa tempat. Sehingga percepatan pangan lokal makin eksis,” kata Alfian.
1 Juta 1 Pekarangan
Kepala OPD lingkup Banggai paling energik dengan setumpuk agendanya ini juga menginformasikan. Kemarin bertempat Kelurahan Bukit Mambual Kecamatan Luwuk Selatan, Dinas Ketapang Banggai memotivasi kelompok wanita tani P2L (Pekarangan Pangan Lestari) Al Muhajirin.

Ini merupakan kelompok binaan Ketapang, yang mendapat bantuan proses pengeloaan, bibit, pupuk dan pengadaan prasarana dengan bantuan Rp 60 juta. Kelompok ini beranggotakan sebanyak 30 orang.
Teknisnya sambung Alfian, dengan memamfaatkan pekarangan untuk bercocok tanam serta dengan bangunan rumah bibit.
Untuk memanfaatkan pekarangan dilakukan dengna cara hydro ponic dan demplot, sehingga lebih maksimal.
Dari hasil binaan ini sambung Alfian, sudah punya hasil. Buktinya, kemarin telah ada proses panen, berupa sawi dan komoditas cabe, rica dan tomat.
Ini tentu mendukung agar para kalangab ibu bisa memenuhi kebutuhan keluarga. Lebih dari itu dapat meningkatkan perekonomian keluarga, karena bisa memasarkannya.
“Kami berupaya untuk terus melakukan kerja-kerja kongkrit, agar pekarangan warga dapat termanfaatkan. Terpenting, mendukung program 1 juta 1 pekarangan yang saat ini terus kita realisasikan,” ucap Alfian. *
Discussion about this post