Tolak Politik Uang dan Mempertahankan Kemenangan AT-FM, Warga Toili Ronda Malam

oleh -971 Dilihat
oleh
Amirudin Tamoreka dan Furqanuddin Masulili, saat kampanye di Kecamatan Toili, beberapa waktu lalu.

Banggai, Luwuk Times— Maraknya praktik politik uang jelang pemungutan suara ulang (PSU) 5 April 2025, tak membuat simpatisan Amirudin Tamoreka-Furqanuddin Masulili (AT-FM) bergeming.

Mereka tetap konsisten dengan pilihan awal pada voting day Pilkada Banggai 27 November 2024 lalu.

Rencananya, Jumat (04/04/2025) malam ini, warga Toili akan melaksanakan ronda malam. Tujuannya untuk mengantisipasi politik uang.

Tentang beredarnya video bagi-bagi uang yang terindikasi kuat merupakan politik uang dari paslon nomor urut 3, warga Toili mengaku sangat menyesalkan.

BACA JUGA:  Diterima Ketua Desk Pilkada PKB, LO Amirudin Mengambil Formulir Cabup

Aksi itu nilai mereka telah mencederai demokrasi.

Berangkat dari itulah sehingga warga Toili berencana melaksanakan ronda malam, untuk mengantisipasi terjadinya money politic.

Parallax Image

“Sebagian besar warga sudah sepakat. Antisipasinya akan melakukan penjagaan bersama secara ketat pada Jumat malam hari H. Jangan sampai ada penyusup yang justru akan merugikan pilihan murni untuk masa depan warga dan daerah Toili pada umumnya,” ucap warga.

Konsisten Memilih AT-FM

Hasil voting day 27 November 2024 lalu, paslon AT-FM menang mutlak di Kecamatan Toili. Kemenangan itu tentu saja akan dipertahankan pada PSU 5 April 2025.

BACA JUGA:  Dibentuk dari Kongres Pertama, Wabup Furqanuddin Masulili Kukuhkan FPRB Kabupaten Banggai

Warga Toili optimis raihan 12 ribu lebih suara pada voting day 27 November 2024, akan bertambah. Ada hal yang mendasari keyakinan itu.

Menurut salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Toili, terlepas keputusan MK adalah mutlak dilaksanakan, namun lahir ketersinggungan dari warga Toili.

Pasalnya, tidak kita pungkiri tambah sumber, Toili merupakan salah satu lumbung suara Amirudin. Itu artinya pertegas dia, perolehan suara signifikan itu adalah ril pemilih Toili.

BACA JUGA:  PSU Simpang Raya, Pemilih AT-FM Bertambah 1.500 Suara

“Ada ketersinggungan dari warga jika hasil pilihan nyata kami kepada Anak Toili (AT) masuk gugatan. Seakan-akan kami tidak mendapat kepercayaan. Apalagi jelang PSU ada kesan yang terbentuk. Kami orang dalam mendapat pengawasan dari luar,” terang sumber.

Warga Desa Tirta Kencana, Sutek juga memberi komentar.

“AT itu Anak Toili. Insya Allah pemilih Toili konsisten, yakni tidak memilih calon lain,” terangnya. *