Status ASN dan Pelajar Jadi Ganjalan, KONI Banggai Minta Dispensasi TC Terpusat

104 dilihat
KONI Kabupaten Banggai saat melakukan monev cabor yang sedang melaksanakan TC mandiri, Rabu (07/10/2026)
A-AA+A++

LUWUK TIMES, Luwuk – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banggai mulai menyisir kesiapan para atlet menjelang pemusatan latihan (TC) terpusat.

Namun, di tengah giatnya persiapan, kendala klasik mengenai status kepegawaian dan pendidikan para atlet serta pelatih kini mencuat ke permukaan.

Hal tersebut terungkap saat tim KONI Banggai menggelar monitoring dan evaluasi (Monev) terhadap cabang olahraga (cabor) yang tengah menjalankan TC mandiri di Sudarto Sport Center (SSC) Luwuk, Rabu (07/10/2026).

Dalam peninjauan tersebut, pengurus KONI memantau langsung kesiapan dua cabor andalan, yakni Karate dan Taekwondo.

Sekretaris KONI Banggai, Sugiarto Djanun, mengungkapkan bahwa dari hasil Monev, mayoritas atlet dan pelatih menghadapi dilema akibat keterikatan kewajiban harian sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun pelajar.

“Persoalan ini sangat memengaruhi tingkat fokus dan kedisiplinan mereka dalam melahap porsi latihan selama TC mandiri,” tegas Sugiarto kepada Luwuk Times, Kamis (08/10/2026).

Kondisi ini menjadi perhatian serius KONI Banggai, mengingat jadwal TC Terpusat sudah di depan mata.

Sesuai agenda, pemusatan latihan secara penuh akan digelar mulai 13 November 2026 mendatang selama 15 hari nonstop.

Guna memastikan persiapan kontingen berjalan maksimal dan tanpa beban, KONI Banggai mendorong adanya koordinasi lintas instansi untuk memfasilitasi dispensasi waktu.

Kelonggaran tugas bagi pelatih berstatus ASN serta dispensasi sekolah bagi para atlet pelajar dinilai menjadi kunci utama agar seluruh insan olahraga Banggai dapat tampil totalitas demi mengharumkan nama daerah. *

Pasang Iklan Anda Disini_1