
LUWUK – Pondok Pesantren Daarul Hikmah Luwuk menggelar Wisuda Penamatan dan Perpisahan Santri Angkatan ke V Madrasah Aliyah dan Angkatan ke II Madrasah Tsanawiyah, sebanyak 155 Wisudawan, pada Rabu (25/05), bertempat di Hotel Estrella Luwuk.
Wisuda dengan tema “Wujudkan Generasi Dengan Berahklaqul Karimah Serta Cinta Qur’an Berlandaskan Iman Dan Taqwa” tersebut.
Dihadiri Staf Ahli Rudi Purwana K. Bullah S.Sos mewakili Bupati Banggai, Kapolres Banggai AKBP Yoga Priyahutama, Ketua TP-PKK Kabupaten Banggai Syamsuarni Amirudin, Anggota DPRD Sulawesi Tengah Sri Atun, Pimpinan Ponpes Daarul Hikmah Luwuk KH. Muhammad Muadz, Lc, M.Hi Danposal Luwuk, Dr. Gifari Sono mewakili Rektor Unismuh Luwuk, Pembina Yayasan Bina Ukhuwa Iswan Kurnia Hasan, Lc.,MA, Kepala BSI Cabang Luwuk, Kepala Bank BPR Syariah Luwuk, Kepala KUA Luwuk Utara, dan tamu undangan lainnya.
Terlebih dahulu, Staf Ahli Bupati Rudi Purwana menyampaikan permohonan maaf dan salam hormat dari Bupati Banggai Ir. H. Amirudin, karena belum sempat hadir bersama-sama pada acara tersebut, berhubung masih melaksanakan tugas yang tidak kalah pentingnya.
Selaku pimpinan daerah, Bupati Amirudin menyambut baik pelaksanaan wisuda ini.
Karena pada suatu sisi merupakan momentum yang sangat penting dan memiliki peran yang sangat strategis baik dalam fungsinya untuk menjabarkan, mengembangkan serta menginplementasikan pokok-pokok ajaran keagamaan yang fundamental dan hakiki.
Yakni AlQur’an dan Sunnah Rasulullah sebagai bagian yang tidak bisa terpisahkan, sebagai pedoman hidup umat islam.
“Saya merasa bahagia dan bangga kepada anak-anakku sekalian, yang hari ini telah mencapai suatu keberhasilan dan kesuksesan, di samping itu saya pun berterima kasih kepada saudara-saudari selaku pendidik dan pembimbing, dengan segala usaha, upaya disertai kerja keras untuk membimbing anak-anak Santri Daarul Hikmah Luwuk dalam membangun iman, akhlak dan taqwa yang kokoh,” ungkap Bupati.
“Karena ini semua sebagai langkah maju bagi anak-anak kita selaku generasi penerus untuk membangun bangsa ini,” sambung Bupati.
Di samping itu, yang juga tidak kalah pentingnya, Bupati Amirudin, mengatakan kegiatan ini adalah menumbuh kembangkan kreativitas anak dalam memfungsikan aspek kejiwaannya ketingkat yang sifatnya rasional sebagai upaya pembentukan integritas individu dalam mewujudkan proses pembentukan manusia Kabupaten Banggai seutuhnya.
Bupati Amirduin mengharapkan kiranya melalui Wisuda Penamatan Santri Pondok Pesantren Daarul Hikmah Luwuk Ini, agar dapat menghasilkan insan-insan yang berbobot, memahami, menghayati dan mengamalkan ilmu Alqur’an serta dapat menyebarluaskan kepada masyarakat.
“Olehnya itu saya minta kepada anak-anakku santri yang akan meninggalkan pondok pesantren ini, agar benar-benar mampu menjadi panutan sebagai corong pembangunan bangsa yang berorientasi pada penguatan rasa persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan masyarakatnya,” harap Bupati.
“Dan bukan sebaliknya, justru tampil sebagai pemecah belah persatuan, sebab sejarah telah membuktikan bahwa hanya dengan bekal persatuan dan kesatuan, suatu bangsa dapat bangkit dari keterpurukan dan keterbelakangan,” tambah Bupati.
Kepada seluruh Wisudawan Santri Pondok Pesantren Daarul Hikmah, Bupati juga mengharapkan, kiranya lebih mencintai bahkan lebih meningkatkan kemampuan dalam membaca, memahami, menterjemahkan sekaligus mengamalkan ajaran Alqur’an dan Sunah Nabi dalam kehidupan sehari-hari.
Pimpinan Ponpes Daarul Hikmah Luwuk pada Luwuk Times, mengungkapkan rasa syukur atas lancarnya pelaksanaan wisuda.
“Alhamdulillah wisuda berjalan baik dan khidmat dihadiri oleh banyak orang dari undangan maupun wali santri,” ucap kyai Muadz.
Dirinya berharap semoga para wisudawan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih baik dan lebih hebat lagi khazanah ilmu agamanya.
Karena apa yang dicapai para wisudawan/wisudawati hari ini, kata Kyai yang kerap dikunjungi tokoh besar Kabupaten Banggai, ini barulah langkah permulaan dalam meniti jalan panjang kehidupan masing-masing. *
(Sub Bag. Dokumentasi Dan Publikasi Pimpinan Bag. Prokopim Setda Banggai/nsr)
Discussion about this post