Reporter Anto Yasin
PAGIMANA, Luwuk Times— Pembangunan mushollah Al-Kautsar Benteng Hahung rampung. Butuh waktu 2 bulan menyelesaikan tempat ibadah dengan luas bangunan 6×6 meter itu. Kini mushollah yang menyedot anggaran Rp120 juta itu sudah diresmikan dan dapat difungsikan.
Peresmian mushollah di atas tanah wakaf H. Asyari Laadjim yang merupakan tokoh agama kelurahan Pakowa Kecamatan Pagimana itu dilaksanakan Sabtu (03/07).
Turut hadir pada peresmian itu yakni Sekcam Pagimana Irwan Adju, Direktur Al-Kautsar Luwuk selaku Donatur tetap pembangunan Yanti, Lurah Pakowa Usmin Ndoke dan Kepala KUA Pagimana.
Terlihat juga Ketua Dewan Masjid Indonesia Kecamatan Pagimana, Penyuluh Agama Islam Pagimana dan Lobu, BKMT Pagimana dan Lobu, Perwis Pagimana serta para mualaf desa Dongkalan dan Desa Ampera serta Desa Pinapuan.
Kepala KUA Pagimana Abd. Halig Samali menyampaikan rasa syukurnya bahwa meski di tengah perkebunan, namun ada niat dari sekelompok orang untuk mendirikan tempat ibadah.
Tentu bertujuan agar orang yang ada di perkebunan ini khususnya Muslim bisa melaksanakan ibadah bersama-sama.
Kepada Direktur Al-Kautsar Yanti sebagai donator terbesar dalam pembangunan mendapat apresiasi dari Kepala KUA Pagimana.
“Ini merupakan motivasi bagi kita di Kecamatan Pagimana. Yang jauh bisa datang hadir apalagi yang dekat,” ucapnya.
Tokoh Agama Kelurahan Pakowa, H. Asyari Laadjim mengatakan, pembangunan Mushollah ini adalah bentuk inisiatif bersama tokoh agama, dewan masjid Pagimana serta pemerintah.
“Alhamdulilah niatan kami hari ini terealisasikan,” kata dia.
Tentang riwayat tempat pembangunan Mushollah Al-Kautsar dijelaskannya. Nama Benteng Hahung merupakan tempat atau lahan perkebunan dan pemukiman masyarakat kelurahan Pakowa untuk tinggal dan berkebun,
“Sekitar 30 kk yang tinggal di Benteng Hahung,” kata Asyari.
Mengenai kondisi pembangunan belum sepenuhnya selesai. Pekerjaan plafon ruangan serta tempat wudhu dan pagar masih dalam perencanaan panitia pembangunan.
Disela-sela peresmian, kegiatan dirangkaikan dengan penyerahan bantuan, Alquran, mukena, sejadah, sembako dan pakaian. *
Discussion about this post