LUWUK TIMES, Luwuk – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Akuatik Kabupaten Banggai di bawah kepemimpinan Barbara M. Langelo mematok target tinggi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah 2026.
Tak tanggung-tanggung, kontingen akuatik Banggai bertekad mempertahankan predikat sebagai juara umum.
Untuk mewujudkan misi besar tersebut, Banggai mengandalkan ketajaman trio perenang andalannya, yakni Cantika, Talita, dan Falen Kurniawan, disokong oleh perenang potensial Yoga.
Kualitas para atlet andalan ini tak perlu diragukan. Pada Porprov 2022 lalu, akuatik Banggai sukses memboyong 13 emas, 4 perak, dan 4 perunggu. Kontribusi terbesar lahir dari performa impresif para atlet inti.
Cantika mengoleksi 5 medali emas di nomor kolam dan Open Water Swimming (OWS).
Sementara Talita menyumbang 5 medali emas di nomor kolam dan OWS.
Falen Kurniawan menyabet 3 medali emas. Dan Yoga menambah amunisi dengan raihan 2 medali perak.
Demi menjaga performa puncak, trio andalan ini saat ini tengah menjalani Training Center (TC) di luar daerah.
Cantika digembleng di Jakarta, Talita menimba ilmu di Bandung, sedangkan Falen menjalani pemusatan latihan di Surabaya.
Sekretaris Pengkab Akuatik Banggai, Supardi Putala, menjelaskan bahwa peluang menambah pundi-pundi medali pada Porprov 2026 terbuka lebar.
Jika pada Porprov 2022 lalu hanya mempertandingkan 31 nomor dengan 12 atlet.
Tetapi tahun 2026 mendatang bakal memperebutkan medali di 63 nomor pertandingan baik kategori senior maupun junior.
“Formasi andalan kita tetap ada. Seiring bertambahnya nomor pertandingan, jumlah atlet yang diterjunkan juga meningkat,” ujar Supardi Putala.
Dari total 24 atlet yang disiapkan, sebanyak 20 atlet dipastikan masuk kontingen resmi. Sementara 4 atlet sisanya terus diupayakan agar pemenuhan kuota 24 atlet dapat terpenuhi secara maksimal.
Di tengah optimisme tinggi, persiapan atlet lokal masih menemui kendala infrastruktur.
Pembangunan kolam renang di GOR Kilongan yang belum rampung memaksa para atlet akuatik Banggai memanfaatkan kolam renang Hotel Estrella untuk latihan sehari-hari fasilitas yang dinilai kurang representatif untuk level kejuaraan daerah.
Sebagai langkah antisipasi, Pengkab Akuatik Banggai merencanakan TC Terpusat di Palu agar seluruh perenang dapat beradaptasi dengan fasilitas kolam standar pertandingan sebelum berlaga di Porprov 2026. *












