Kadinsos Banggai Hariadi Bola Tekankan Respons Cepat, Warga Rentan Jangan Sampai Terabaikan

55 dilihat
Kadinsos Banggai Hariadi Bola saat mengunjungi seorang lansia
A-AA+A++

LUWUK TIMES, Toili Barat – Kepedulian terhadap sesama tidak selalu hadir dalam bentuk yang besar. Terkadang, perhatian sederhana dan kehadiran langsung di tengah masyarakat menjadi penguat bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan.

Semangat itulah yang ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Banggai melalui Dinas Sosial dengan menyalurkan bantuan sembako kepada warga penyandang disabilitas dan keluarga lanjut usia (lansia) di wilayah Kecamatan Toili dan Toili Barat.

Kegiatan yang dipimpin langsung Kepala Dinas Sosial Kabupaten Banggai, Hariadi Bola, S.H., bersama Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Aiya Karim, S.Ag., tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan kelompok masyarakat rentan tetap mendapatkan perhatian dan dukungan sosial.

Bantuan dari Bupati H. Amirudin dan Wakil Bupati Banggai H. Furqanuddin itu disalurkan kepada warga penyandang disabilitas di Desa Rusa Kencana, Kecamatan Toili, serta keluarga lansia dan penyandang disabilitas di Desa Makapa, Kecamatan Toili Barat.

Di balik penyaluran bantuan tersebut, tersimpan pesan bahwa masyarakat yang menghadapi keterbatasan dan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari tidak boleh berjalan sendiri.

Kehadiran pemerintah diharapkan dapat meringankan beban sekaligus memperkuat rasa kepedulian terhadap sesama.

Tinjau Panti Asuhan, Pastikan Pelayanan Anak Berjalan Baik

Selain menyalurkan bantuan sembako, rombongan Dinas Sosial Kabupaten Banggai juga mengunjungi Panti Asuhan Fathul Hikam di Desa Uwe Lolu, Kecamatan Toili Barat.
Kedatangan rombongan disambut pimpinan panti, Ustadz Sanusi QH, S.Pd., bersama jajaran pengurus.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau kondisi panti sekaligus memeriksa dan menelaah permohonan penerbitan rekomendasi Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA).

Melalui peninjauan ini, Dinas Sosial berupaya memastikan lembaga yang memberikan pelayanan dan pengasuhan kepada anak dapat menjalankan perannya sesuai ketentuan yang berlaku.

Dialog bersama pengurus panti juga menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung kondisi lembaga serta memahami penyelenggaraan pelayanan sosial bagi anak-anak yang berada dalam pengasuhan.

Jangan Biarkan Warga yang Membutuhkan Terlewat

Di sela kegiatan, Hariadi Bola menekankan pentingnya kepekaan pemerintah desa dan kecamatan dalam mengenali kondisi masyarakat, terutama penyandang disabilitas dan lansia yang membutuhkan dukungan sosial.

Menurutnya, pendataan dan koordinasi yang baik menjadi kunci agar warga yang membutuhkan tidak luput dari perhatian pemerintah. Terlebih, masih terdapat kemungkinan warga menghadapi kendala administrasi ketika mengakses program bantuan sosial.

“Kami berharap pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dan pendamping sosial lebih aktif melihat kondisi masyarakat di wilayah masing-masing. Warga yang membutuhkan bantuan, khususnya penyandang disabilitas dan lansia, perlu mendapatkan perhatian,” demikian penekanan Hariadi.

Ia juga mengajak seluruh pihak terkait untuk bersama-sama mencari solusi terhadap kendala administrasi melalui koordinasi yang sesuai dengan ketentuan, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan sosial sebagaimana mestinya.

Bagi pemerintah, kepedulian tidak cukup hanya dengan menunggu laporan. Diperlukan langkah aktif untuk melihat kondisi warga secara langsung, memperkuat komunikasi lintas wilayah, serta memastikan data masyarakat yang membutuhkan terus diperbarui.

Pelayanan Sosial Harus Menjangkau Semua

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Banggai menegaskan komitmennya untuk memperkuat pelayanan sosial yang merata dan tepat sasaran, terutama bagi kelompok rentan yang memerlukan perhatian lebih.

Dinas Sosial juga mendorong pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dan para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk meningkatkan koordinasi, pendataan, serta pemantauan kondisi masyarakat di wilayah masing-masing.

Sebab, di tengah berbagai tantangan kehidupan, perhatian yang tepat dapat menjadi dukungan berarti bagi keluarga yang sedang berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Lebih dari sekadar penyaluran sembako dan kunjungan kelembagaan, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pelayanan sosial harus berangkat dari kepedulian, kepekaan, dan kesediaan untuk hadir di tengah masyarakat.

Dengan sinergi seluruh unsur pemerintah dan pendamping sosial, diharapkan tidak ada warga yang benar-benar membutuhkan terabaikan, serta bantuan yang tersedia dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan. *

Pasang Iklan Anda Disini_1