

Yorry juga mengatakan sangat bangga dengan Bupati Morowali Utara yang bersedia menjadi bapak angkat dayung di Morowali Utara, yang mau memperhatikan dan mau berkorban untuk olahrga dayung.
“Tim canoeing putri Morut sangat berterima kasih kepada bupati dan ketua PODSI Pengkab Morut Bapak Wakil Bupati Morut H. Djira K. S.Pd M.Pd yang bisa memberangkatkan lima srikandi dayung Morut ke kancah lomba dayung nasional,” ujar Yorry.
Sekretaris Umum PODSI Morut M Ridho Hamzah SPi AIFO-P bersyukur atas prestasi yang dicapai anak daerah Morut.
“Alhamdulillah anak anak sudah berusaha sekuat tenaga dan membuahkan hasil di nomor C2 jarak 1000 meter mengalahkan beberapa provinsi favorit antara lain Jawa Barat, Sultra dan Sulbar,” katanya.
Bupati Morut Dr. dr. Delis Jukerson Hehi MARS, juga sangat mengapresiasi hasil medali emas yang diraih atlet Sintike Mangera dan Nurul Iftitah.
Bupati berharap prestasi atletnya bisa dipertahankan dan ditingkatkan. Dan bupati juga menjanjikan bonus bagi peraih medali sekembali dari kejuaraan.
Senada dengan Bupati, Ketua Podsi Morowali Utara H. Djira K. S.Pd M.Pd, mengatakan dengan hasil raihan medali emas ini menunjukan potensi atlet di Kabupaten Morut sangat besar tinggal bagaiamana meningkatkan pembinaan atlet muda bekerja sama dengan pemerintah daerah dan pihak swasta.
Perlombaan canoe menutup kejurnas dayung U15 dan junior, dan selanjutnya dimulai Kejurnas antar PPLP dan SKO yang di venue yang sama mulai Rabu 5 Juli 2023.
Di ajang Kejurnas dayung U15 dan junior, Sulteng berhasil meraih 2 emas dan 1 perak. 2 emas berasal dari nomor M1X oleh Juan Velix dan 1 emas nomor C2 putri oleh Sintikhe Mangera dan Nurul iftitah Adam, dan 1 perak nomor W1X oleh Gavra Gavriela Ahmad. * Bar
Kunjungi kami di Google News
Discussion about this post